Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Advetorial

Gelar Buka Puasa Bersama Awak Media, Andi Harun Berharap Jurnalis Utamakan Fakta

190
×

Gelar Buka Puasa Bersama Awak Media, Andi Harun Berharap Jurnalis Utamakan Fakta

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Samarinda, Andi Harun Bersama Jajaran Pemkot Saat Menggelar Buka Puasa Bersama Dengan Awak Media, Kamis (28/4/2022)

SAMARINDA.apakabar.co– Kedekatan Wali Kota Samarinda, Andi Harun dengan awak media nampak terlihat jelas saat pimpinan tertinggi di Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda tersebut menggelar Buka Puasa Bersama (Bukber), Kamis (28/4/2022) di Anjungan Karang Mumus, Balai Kota Samarinda.

Bercerita serius tapi santai, Andi Harun menyampaikan jika peran media dalam menyampaikan suatu informasi berita sangat penting dan tentunya yang selaras dengan perintah agama.

Dirinya mengatakan bahwa kebenaran suatu informasi seyogyanya harus dicek secara jelas, dan tidak diterima secara mentah-mentah.

“Profesi wartawan berbahaya, dalam perspektif agama, setiap ketikkan huruf jika tidak disiapkan dengan niat yang baik, maka akan ada pertanggungjawabannya,” ucapnya.

Menurut orang nomor satu di Pemkot Samarinda tersebut jika suatu berita bermuatan aib seseorang memiliki dua kemungkinan, yakni antara ghibah atau fitnah.

“Kalau benar seseorang mencuri maka itu adalah ghibah, kalau tidak benar maka itu adalah fitnah,” terangnya.

Namun, disisi lain jika berkenaan dengan informasi publik yang mengacu pada Undang-Undang (UU) Nomor 40/1999 tentang Pers, Andi Harun menyebut dalam aturan itu juga menuntut awak media melakukan upaya konfirmasi guna menangkal hoaks, serta mentaati kode etik yang berlaku.

“Berita tidak boleh menyerang pribadi seseorang, karena itu masuk pembunuhan karakter. Jadi, perintah agama dan hukum sama-sama mendukung media untuk lebih baik,” jelasnya.

Diakhir sambutannya, Andi Harun mengajak insan jurnalis untuk menyebarkan berita kebaikkan yang berlandaskan fakta.

“Jadikan profesi jurnalis untuk menyebar berita kebaikkan yang berdasarkan fakta, meski ada kekurangan, tapi tujuannya bukan merendahkan seseorang,” pungkasnya.