Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Advetorial

Jelang Satu Tahun Pimpin Samarinda, Andi Harun Bentuk Tim Laporan Pencapaian Program

153
×

Jelang Satu Tahun Pimpin Samarinda, Andi Harun Bentuk Tim Laporan Pencapaian Program

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Samarinda, Andi Harun

SAMARINDA.apakabar.co– Instruksi kepada masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga level kecamatan, kelurahan dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) diberikan Wali Kota Samarinda, Andi Harun untuk membuat laporan capaian kinerja selama dirinya memimpin Kota Tepian.

“Semua akan melaporkan capaian yang telah dilaksanakan dan diperuntukkan untuk masyarakat,” ucapnya Andi Harun usai memimpin rapat persiapan refleksi 1 tahun pemerintahan 2021-2024, Selasa (1/3/2022) di Balaikota Samarinda.

Bersama wakilnya, Rusmadi Wongso Andi Harun dilantik oleh Gubernur Kaltim Isran Noor pada 26 Februari 2021. Pasangan Andi Harun-Rusmadi dalam menjalankan programnya perlahan tapi pasti. Setiap wacana yang dicanangkan Andi Harun-Rusmadi harus diakui mulai nampak di mata publik, selerti program unggulan, mulai dari penanggulangan banjir, kebutuhan air bersih, penanganan bencana hingga bantuan keuangan di tingkat RT secara bertahap telah terealisasi dan dirasakan dampaknya oleh masyarakat. 

Andi Harun telah menunjuk Kepala Bappeda Kota Samarinda Ananta Fathurrozi memimpin 30 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), 10 Camat, 59 Kelurahan, dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk membuat laporan capaian program kerja selama 1 bulan.

“Kalau sudah mencapai laporan 90 persen saya minta memaparkan di depan Wali Kota,” sebutnya.

Meski masih banyak tugas menanti di depan mata, Andi Harun optimis jika kerja yang telah ia tunjukkan telah membuahkan hasil positif. Utamanya, di tahun pertamanya ini yang diklaim telah melampaui target yang ia tetapkan.

Seperti program penanggulangan banjir, Andi Harun menyebut saat ini telah berjalan baik. Hal ini ditandai dengan telah berkurangnya genangan air di beberapa titik langganan banjir baik di kawasan kota hingga pinggiran kota.

“Walaupun masih ada genangan tetapi cepat surutnya air terasa bahkan ada beberapa bagian yang relatif bebas,” ucapnya.

Begitu juga dengan program tata kota. Kebersihan kota sudah mulai terlihat secara merata. Kemudian pelayanan air bersih meskipun belum sempurna tetapi capaian Pemkot Samarinda telah berhasil membuka sambungan baru untuk masyarakat.

“Kami tidak menutup mata masih ada beberapa spot yang masih belum lancar karena memang masih pembenahan intake,” terangnya.

“Tetapi ada daerah puluhan tahun yang belum teraliri seperti Pelita sudah mulai teraliri karena sudah berfungsinya IPA Sungai Kapih. Tentu belum sempurna karena memang baru satu tahun,” sambungnya.

Tak hanya itu, penanganan bencana juga relatif telah mengalami pengurangan intensitas. Respon cepat tim penanggulangan bencana di bawah komando BPBD sudah cukup maksimal.

Selanjutnya, AH biasa Wali Kota Samarinda disapa menjelaskan terkait pembangunan tata kota akan direalisasikan secara bertahap. Hal ini nampak dari  perbaikan jalan, drainase termasuk drainase lingkungan yang dilakukan oleh para lurah dan camat dengan berkoordinasi bersama dinas teknis yaitu Dinas PUPR, DLH dan BPBD Samarinda.

“Banyak hal yang telah kita capai tapi memang masih banyak hal yang akan kita capai diwaktu akan datang,” pungkasnya.