Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Advetorial

Ketua Komisi III DPRD Samarinda Soroti Jalan Masuk Stadion Palaran Yang Rusak Parah, Minta Pemprov Lakukan Perbaikan

203
×

Ketua Komisi III DPRD Samarinda Soroti Jalan Masuk Stadion Palaran Yang Rusak Parah, Minta Pemprov Lakukan Perbaikan

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Angkasa Jaya Djoerani

SAMARINDA.apakabar.co– Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda menyoroti jalan pintu masuk tol Palaran melalui Stadion Utama yang kondisinya kini rusak. Ini disebabkan banyak kendaraan bermuatan berat yang melebihi kapasitas melintasi badan jalan.

Angkasa Jaya Djoerani mengatakan kondisi jalan tersebut sudah sangat memprihatinkan dan membahayakan pengguna jalan.

“Jalan Stadion Utama Palaran sebagai salah satu jalan menuju arah pintu tol Balikpapan-Samarinda yang saat ini memperlihatkan kondisi yang memprihatinkan, pasalnya sebagian besar sisi jalan telah berlubang dan rusak parah,” ucapnya, Senin (14/11/2022).

Pasalnya, jalur kendaraan kawasan tersebut merupakan jalur yang aktif dilintasi kendaraan besar. Ia mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim untuk melakukan perbaikan, pasalnya wilayah tersebut merupakan kewenangan dari Pemprov Kaltim.

“Tentu kita mendorong melakukan perbaikan-perbaikan. Cuma itu kan kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim,” ungkapnya.

Politisi Partai PDI P tersebut juga meminta Pemprov Kaltim untuk melakukan koordinasi bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.

Dirinya menilai jika pelaksanaan perbaikan tersebut dapat dilakukan oleh Pemkot Samarinda, harapannya mendapatkan bantuan keuangan (Bankeu) dari Pemprov Kaltim.

Angkasa, sapaan akrabnya, juga menerangkan baik Pemprov maupun Pemkot Samarinda memiliki agenda dan tujuan yang sama yakni membangun Kaltim untuk lebih baik.

Dikatakannya, setiap tahun DPRD Samarinda mendorong setiap pembahasan anggaran. Tapi tergantung lagi seberapa mampu pembangunan atau perbaikan infrastruktur tersebut dikerjakan sesuai dengan anggaran yang ada.

“Apapun itu meskipun (jalan) punya Pemprov, (jalan) negara ataupun (jalan) kota. Kita sama-sama memiliki rencana yang tujuannya agar seluruh yang ada itu berjalan dengan baik. Ini tidak ada masalah, kan tergantung koordinasi dan kerjasama yang baik antara Pemprov dan Pemkot Samarinda,” tuturnya. (Adv)