apakabar.co — SAMARINDA – Ketua komisi II DPRD Kaltim, Nidya Listyono meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim untuk bersikap tegas kepada kepada kinerja Perusahaan Daerah (Perusda) dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Tyo sapaan karibnya menilai jangan sampai biaya operasional Perusda lebih tinggi daripada pemasukan yang akan didapatkan tiap tahunnya.
“Hukum normatif kalau berbisnis dan tidak ada penghasilan yang didapatkan, untuk apa berbisnis,” Ungkapnya melalui sambungan seluler. Selasa (27/6/2023).
Selain itu, Tyo menyarankan agar Pemprov bisa melakukan koordinasi terhadap kinerja Perusda agar PAD Provinsi Kaltim bisa lebih meningkatkan.
“Ataukah melakukan revitalisasi dalam rangka menghidupkan dan menentukan tujuan perusda, tujuan bisnis kembali diperkuat,” Ucapnya.
Politisi dari fraksi Golkar itu menambahkan saat ini yang menjadi pertimbangan adalah biaya operasional meningkat, tapi hasil atau keuntungan dari bisnis yang dijalankan perusda tidak memenuhi target sehingga menjadi pertimbangan utama.
“Saya berharap segera membenahi hal tersebut dan pemerintah membuka secara umum terkait kinerja Perusda yang hari ini masih berjalan,” Pungkasnya. (Adv)








