Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Advetorial

Komisi III DPRS Samarinda Dukung Langkah Pemkot Bangun Terowongan Gunung Manggah Urai Kemacetan Lalu Lintas

346
×

Komisi III DPRS Samarinda Dukung Langkah Pemkot Bangun Terowongan Gunung Manggah Urai Kemacetan Lalu Lintas

Sebarkan artikel ini
Angkasa Jaya Djoerani
Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Angkasa Jaya Djoerani

SAMARINDA.apakabar.co– Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda untuk mengatasi kemacetan di kawasan Sungai Dama, Kecamatan Samarinda Ilir dengan membangun Terowongan Gunung Manggah mendapat dukungan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda.

Hal tersebut disampaikan, Ketua Komisi III DPRD Samarinda Angkasa Jaya yang mendukung pembangunan terowongan lalulintas di kawsdan Gunung Manggah Jalan Sultan Alimuddin, Kecamatan Samarinda Ilir tersebut.

Angkasa Jaya mengatakan jika perencanaan ini telah di dukung DPRD Samarinda, bahkan sejak awal direncanakannya proyek terowongan itu.

“Karena saya melihat ini sebuah wacana baru dan strategi cara mengatasi kemacetan lalulintas. Artinya memberikan salah satu kenikmatan masyarakat Kota Samarinda. Ya kita dukung full,” ucapnya.

Pembangunan ini pun memicu beragam pertanyaan, seperti kapan akan terealisasikan perencaan pembangunan trowongan tersebut.

Namun demikian, Angkasa menyebut bahwa banyaknya pertanyaan kapan dimulai proyek tersebut adalah hal lumrah. Akan tetapi perlu diingat bahwa pelaksanaan membutuhkan kajian teknis mendalam. sebelum realiasi.

“Sampai saat ini kami juga masih menunggu, apa yang sudah dilaksanakan oleh Pemkot terhadap perencanaan pembangunan terowongan. Apabila ada kelanjutan kami akan menginfokan karena bagaimana pun masyarakat perlu tahu,” bebernya.

DPRD Samarinda selalu menggejot secara teknis agar selalu mempertimbangkan kontruksi gunung yang berada disana mendukung atau tidak. Sebab kalau tidak mendukung otomatis perencanaan pembangunan terowongan ini tidak dapat dilaksanakan.

“Saya kira perlu ditanyakan ke wali kota, dinas terkait dan PUPR. Sampai sejauh mana kajian teknisnya sudah selesai. Sehingga bisa dipastikan dapat dibangun,” tutupnya. (Adv)