SAMARINDA.apakabar.co– Sebanyak 12 Perusahaan yang bergerak di sektor transportir dipanggil Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda untuk membahas terkait rencana Samarinda menuju Zero Over Dimension Overload (ODOL) tahun 2023.
“Ada 12 dari total 50 perusahaan sesuai data kami dan yang hadir 6 sampai 7 perusahaan,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan Samarinda, Hotmarulitua Manalu usai mengikuti pertemuan, Kamis (17/3/2022).
Dijelaskan Manalu bahwa, Pemkot Samarinda pada tahun 2023 menargetkan bebas kendaraan over dimensi. Berdasarkan aturan kementerian, kendaraan dengan sumbu 21 diperbolehkan memakai bak dalam setinggi 70 cm. Sedangkan bak luar setinggi 120 cm.
“Kita akan sosialisasikan penggunaan tinggi bak dalam 70 cm dan tinggi bak luar termasuk rangka-rangka untuk pengamanan 120 cm,” jelasnya.
Untuk aturan lain, pihaknya mengakui akan membahas lebih lanjut, khususnya dengan perusahaan mitra Pertamina. Dari informasi yang dihimpun bak mobil pengangkut tabung gas mencapai 130 cm.
“Itu yang kami undang PT Pertamina untuk menyamakan persepsi agar Samarinda zero odol 2023,” ucapnya.
Dishub Samarinda sendiri telah melakukan sosialisasi dibeberapa kesempatan seperti saat pengujian kendaraan bermotor.
“Saat pengujian kendaraan bermotor kemarin kita juga sudah melakukan penandaan kendaraan ini over dimensi terkait dengan bak dan wajib dipotong,” pungkasnya. (Adv)







