Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
AdvetorialBeritaKabar TerkiniPemkot SamarindaSamarinda

Saefuddin Zuhri Buka MTQ Kecamatan Samarinda Kota, Tekankan Pembentukan Generasi Qur’ani

19
×

Saefuddin Zuhri Buka MTQ Kecamatan Samarinda Kota, Tekankan Pembentukan Generasi Qur’ani

Sebarkan artikel ini
(Foto: Wakil Walikota Samarinda Saefuddin Zuhri dalam acara pembukaan MTQ tingkat Kecamatan Samarinda Kota/doc)
(Foto: Wakil Walikota Samarinda Saefuddin Zuhri dalam acara pembukaan MTQ tingkat Kecamatan Samarinda Kota/doc)

SAMARINDA, apakabar.co – Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema di Aula SDN 007 Jalan Aminah Syukur saat Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-15 tingkat Kecamatan Samarinda Kota, saat resmi dibuka pada Jumat (3/4/2026). Ajang religius yang berlangsung selama tiga hari hingga 5 April 2026 itu menjadi ruang bagi generasi muda untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus mengasah kemampuan membaca kitab suci.

Kegiatan tahunan ini diikuti oleh 93 peserta qori dan qoriah yang berasal dari lima kelurahan di Kecamatan Samarinda Kota dihadiri langsung oleh Wakil Walikota Samarinda, Saefuddin Zuhri.

Dalam sambutannya, Saefuddin Zuhri menyampaikan MTQ tidak hanya sekadar agenda seremonial tahunan, tetapi memiliki peran penting dalam pendidikan, dakwah, dan pembentukan karakter generasi muda.

“MTQ bukan sekadar ajang lomba mencari juara. Lebih dari itu, ini adalah sarana untuk menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an agar menjadi pedoman hidup dalam membangun keluarga, masyarakat, dan daerah,” Ungkapnya.

Lebih lanjut, Zuhri sapaan karibnya juga menyoroti pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi yang dapat memengaruhi pola pikir generasi muda. Menurutnya, penguatan nilai-nilai keagamaan melalui kegiatan seperti MTQ sangat penting agar anak-anak memiliki fondasi spiritual yang kuat.

“MTQ membantu membangun generasi Qur’ani yang mampu menghadapi tantangan zaman, tidak hanya dalam membaca Al-Qur’an, tetapi juga dalam mengamalkan ajarannya di kehidupan sehari-hari,” Ucap Zuhri.

Tak lupa, Zuhri juga memberikan apresiasi kepada dewan hakim, orang tua, dan para pembina yang mendampingi peserta. Ia berharap penilaian dilakukan secara objektif, jujur, dan profesional sehingga menghasilkan qori dan qoriah terbaik.

Orang nomor dua di kota Samarinda itu berpesan kepada seluruh peserta untuk mengikuti perlombaan dengan niat yang tulus serta menjunjung tinggi sportivitas. Menurutnya, pengalaman belajar selama mengikuti MTQ jauh lebih berharga daripada sekadar meraih kemenangan.

“Tampilkan kemampuan terbaik dengan percaya diri, namun tetap rendah hati. Menang atau belum menang bukanlah tujuan utama, tetapi bagaimana kita terus belajar dan memperbaiki diri,” Tutup Zuhri. (ADV)