Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Advetorial

Seketaris Komisi III Gelar Reses di Kecamatan Samarinda Ulu, Sebut Program Pemkot Sudah Tepat

319
×

Seketaris Komisi III Gelar Reses di Kecamatan Samarinda Ulu, Sebut Program Pemkot Sudah Tepat

Sebarkan artikel ini
Reses Seketaris Komisi III DPRD Kota Samarinda di Kecamatan Samarinda Ulu, Sabtu (5/2/2022)

SAMARINDA.apakabar.co– Anggota Dewan Perwakilan Raykat Daerah (DPRD) Kota Samarinda menilai jika program-program Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda sudah tepat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Hal itu disampaikan Novan Syahronny Pasie saat menggelar Reses Masa Sidang I Tahun 2022 di Jalan Juanda 7, Kelurahan Air Hitam, Samarinda Ulu, pada Sabtu, (5/2/22) malam.

Dikonfirmasi terkait hasil reses yang ia lakukan, Novan mengatakan bahwa agenda reses merupakan kesempatan baginya untuk menyerap aspirasi dan memastikan apa yang sebenarnya dibutuhkan masyarakat. Terutama terkait keluhan dan aspirasi dari warga yang akan disampaikan kepada pemerintah.

“Dari banyak usulan yang disampaikan, salah satunya tentang fasilitas keagamaan. Ini yang akan kami bawa nanti dan diusulkan ke Pemkot Samarinda,” ucapnya, Senin (7/2/2022).

Dijelaskan lebih jauh oleh Seketaris Komisi III tersebut bahwa fasilitas keagamaan yang dimaksud yakni perbaikan rumah ibadah (Mushola) yang dilaporkan mengalami kebocoran pada bagian atap. Lalu, perbaikan fasilitas olahraga di lingkungannya, dan menganai isu pendidikan, yakni program beasiswa yang menuai kendala.

Dihadapan konsituennya, Novan memastikan kesesuasian program Pemkot Samarinda dengan kebutuhan masyarakat. Novan merasa lega lantaran agenda Pemkot Samarinda sudah tepat.

“Tinggal bagaimana pengelolaannya masyarakat melalui program pemerintah yang ada,” tegasnya.

Politisi Partai Golkar itu juga menjelaskan pula terkait program internalnya yang kini diperjuangkan Hetifah Sjaifudian, yang juga anggota Partai Golkar di DPR RI.

Program tersebut adalah beasiswa yang diturunkan dari pemerintah pusat ke kota Tepian. Novan menegaskan akan kerja keras agar dapat secara langsung dinikmati masyarakat.

“Saya bawa juga ke masyarakat sehingga bisa diserap langsung. Program ini jalan tiap tahun tapi memang belum maksimal karena kendala sosialisasi dan teknis. Ini yang perlu kita sikapi,” pungkasnya. (Adv)