Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
AdvetorialPemkot Samarinda

Usai Sidak di Simpang Empat Pasundan, Andi Harun Siapkan Langkah Konkret Atasi Kemacetan dan Banjir

71
×

Usai Sidak di Simpang Empat Pasundan, Andi Harun Siapkan Langkah Konkret Atasi Kemacetan dan Banjir

Sebarkan artikel ini
Walikota Samarinda Andi Harun
(Foto: Andi Harun saat melakukan sidak di kawasan simpang empat pasundan - KS Tubun/Ist)
Example 72090

APAKABAR.CO — SAMARINDA – Walikota Samarinda Andi Harun melakukan inspeksi mendadak (sidak) di beberapa lokasi seperti simpang empat Jalan Ks Tubun dalam, Siradj Salman, Pasundan yang kerap menjadi pusat kemacetan.

Kepada awak media, Andi Harun menyampaikan langkah konkret yang akan diambil untuk mengatasi masalah tersebut.

Banner 300x600

“Saya mau komentari dulu ini apa namanya kunjungan hari ini itu terakhir di sini di Simpang Empat Pasundan dan apa ya beberapa kali viral dan memang sudah menjadi problem yang sudah bertahun-tahun tentang kemacetan dan banjir, hari ini kembali Saya turun untuk melihat perspektif lapangan,” Ungkapnya. Senin (22/4/2024).

Lebih lanjut, Andi Harun menjelaskan bahwa untuk pertama kali untuk mengendalikan banjir, akan dilakukan pembenahan revitalisasi drainase sepanjang 800 meter di sebelah kiri jalan hal ini akan diikuti dengan pembangunan crossing di jalan untuk memperlancar aliran air.

“Jadi jalannya akan kita bongkar untuk memperlancar air di sebelah kanan itu 500 meter itu dulu,” jelasnya.

“Bangunan-bangunan yang mengganggu arus lalu lintas, seperti parkiran nasi uduk, akan ditinjau ulang posisinya,” Sambungnya.

Selain itu, AH sapaan karibnya menyebutkan penyelesaian masalah ini juga melibatkan masyarakat setempat. Dirinya menekankan pentingnya dukungan masyarakat dalam menyelesaikan masalah ini.

“Walaupun pemerintah telah menyiapkan anggaran, tidak serta-merta begitu lancar kita kerjakan karena masih melibatkan lahan masyarakat,” ujarnya.

Untuk mengurangi dampak sosial dari pembangunan ini, akan dilakukan berbagai upaya, termasuk menawarkan desain kedai nasi uduk yang mendukung pengurangan kemacetan dan dampak banjir.

“Jadi dua-duanya kita harus jalan,” tambahnya.

Namun, penyelesaian masalah ini tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat prosesnya akan dilakukan secara bertahap dan melibatkan berbagai pihak, termasuk Polresta Samarinda dalam hal rekayasa lalu lintas.

“Mudah-mudahan dalam minggu ini kita bisa rapat membicarakan semua ini terutama dalam soal rekayasa lalu lintas di sini,”ungkapnya.

Meskipun belum bisa dipastikan bahwa masalah kemacetan dan banjir akan terselesaikan sepenuhnya, langkah-langkah yang diambil diharapkan dapat mengurangi dampaknya secara signifikan.

“Apakah dengan perbaikan tahun ini bisa tuntas banjirnya? Belum, tapi pasti akan mengalami pengurangan yang sangat signifikan,” jelasnya.

Dengan adanya koordinasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat, orang nomor satu di kota Samarinda itu berharap masalah kemacetan dan banjir di Simpang Empat Pasundan dapat segera teratasi.

“Kita Mohon dukungannya masyarakat terutama bagi warga yang kena dampak pelebaran jalan maupun revitalisasi drainase kalau kita sama-sama ingin melihat banjir di Simpang Empat Pasundan bisa teratasi begitu pula persoalan kemacetan,”pungkasnya.

Example 300250
Example 120x600
Example 72090