Samarinda – APAKABAR.CO — Persekutuan Suku Asli Kalimantan (Pusaka) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 yang digelar di Aula GOR Segiri, Samarinda, Sabtu (31/1/2026).
Acara HUT ke-21 tersebut dihadiri oleh tokoh adat, perwakilan organisasi masyarakat adat, unsur pemerintah daerah, serta ratusan anggota Pusaka dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Timur.
Dalam sambutannya, Ketua Umum Pusaka Abdunnur, menekankan bahwa usia 21 tahun merupakan fase penting bagi organisasi untuk semakin dewasa dalam menyikapi tantangan zaman, khususnya terkait perlindungan hak ulayat, pelestarian budaya, dan keberlanjutan lingkungan.
“Pusaka lahir dari semangat persatuan suku-suku asli Kalimantan. Di usia ke-21 ini, kami berkomitmen untuk terus menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan martabat dan hak masyarakat adat,” Ungkapnya.
Selain itu, Abdunnur menekankan pentingnya peran generasi muda adat dalam melanjutkan perjuangan organisasi. Menurutnya, modernisasi tidak boleh menggerus identitas budaya lokal.
“Anak-anak muda adat harus bangga dengan jati dirinya. Kemajuan teknologi harus menjadi alat untuk melestarikan budaya, bukan justru menghilangkannya,” Ucapnya.
Peringatan HUT ke-21 Pusaka ditutup dengan pemotongan tumpeng dan deklarasi komitmen bersama untuk memperkuat persatuan masyarakat adat Kalimantan.
Melalui momentum ini, Pusaka diharapkan semakin solid dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat adat serta berperan aktif dalam pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan. (*)




