Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaHUKRIMKabar TerkiniNasional

Pulang Setelah COD Senjata Tajam, Remaja 16 Tahun Tewas Dibacok di Purwakarta

3
×

Pulang Setelah COD Senjata Tajam, Remaja 16 Tahun Tewas Dibacok di Purwakarta

Sebarkan artikel ini
(Foto : Illustrasi penikaman seorangan remaja di Purwakarta/AI)
(Foto : Illustrasi penikaman seorangan remaja di Purwakarta/AI)

PURWAKARTA, apakabar.co – Seorang remaja berinisial AF (16) meninggal dunia setelah menjadi korban pembacokan seusai melakukan transaksi cash on delivery (COD) pembelian celurit di wilayah Subang, Jawa Barat. Korban mengembuskan napas terakhir dalam perjalanan menuju RSUD Bayu Asih Purwakarta akibat luka serius yang dideritanya.

Kepada awak media, Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP I Made Purwantara, mengungkapkan korban merupakan warga Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, AF bersama tiga rekannya membeli senjata tajam di Subang pada Jumat (3/7/2026).

Dalam perjalanan pulang melintasi Jalan Raya Campaka, Kabupaten Purwakarta, rombongan korban didatangi enam orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor.

Menurut Made, pertemuan kedua kelompok tersebut berujung pada adu mulut. Situasi kemudian memanas hingga salah seorang pelaku merebut senjata tajam yang dibawa korban dan menggunakannya untuk menyerang AF.

“Jadilah cek-cok antara korban, grup korban dan grup pelaku yang di mana senjata korban direbut, kemudian pelaku menggunakan senjata korban untuk melakukan pembacokan terhadap korban,” Ungkapnya. Sabtu (4/7/2026).

Made menyebutkan pihaknya kini masih memburu para pelaku yang diduga terlibat dalam aksi tersebut. Dirinya pun menyatakan identitas para terduga pelaku telah dikantongi, sementara penyidik terus mendalami motif penyerangan melalui pemeriksaan saksi-saksi serta olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Identitas para pelaku sudah kami kantongi dan saat ini masih dalam pengejaran. Motif kejadian juga masih kami dalami,” Tegas Made.

Akibat luka bacok yang cukup parah, AF tidak sempat mendapatkan penanganan medis. Korban dinyatakan meninggal dunia saat dibawa menuju RSUD Bayu Asih Purwakarta. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh kepolisian. (*)