MAKASSAR – Kantor DPRD Kota Makassar, Sulawesi Selatan mendadak mencekam usai ratusan massa mengepung dan bertindak anarkis dengan membakar kendaraan, merusak fasilitas, hingga menjebol pintu utama gedung.
Dari pantauan di lokasi, sedikitnya sepuluh unit sepeda motor dan tiga mobil yang terparkir di halaman kantor DPRD hangus terbakar. Asap hitam membubung tinggi, disertai teriakan massa yang memekakkan telinga.
“Motor-motor itu dikeluarkan dari dalam kantor lalu dibakar. Tidak tahu motor siapa, tapi ada lebih dari enam yang langsung dibakar,” Ungkap salah satu saksi, Basri, dilansir dari harian.fajar.co.id
Selain membakar kendaraan, massa juga melempari kaca serta pintu masuk gedung DPRD. Pintu utama akhirnya jebol, membuat situasi di Jalan AP Pettarani tidak terkendali.
Aksi Anarkis Saat Rapat Paripurna
Ironisnya, aksi pembakaran terjadi bersamaan dengan rapat Paripurna pembahasan APBD Perubahan. Pertemuan itu bahkan dihadiri langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama sejumlah anggota dewan.
Saat massa mulai merangsek masuk, teriakan “kebakaran, kebakaran!” terdengar dari berbagai sudut gedung. Kepanikan pun melanda peserta rapat, membuat suasana semakin kacau.
Pengamanan Minim, Api Menjalar ke Gedung
Hingga api mulai menjalar ke bagian gedung DPRD, belum terlihat pengamanan yang memadai. Massa dengan leluasa merusak dan membakar fasilitas kantor dewan.(Foto:(Foto
Hingga berita ini diturunkan, kobaran api masih terlihat di beberapa titik bangunan. Belum ada laporan resmi terkait adanya korban jiwa maupun luka-luka. Sementara itu, sejumlah unit pemadam kebakaran dilaporkan tengah berupaya memadamkan api. (*)




