Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaKabar TerkiniNasionalPeristiwa

Tiga Tewas dalam Kecelakaan Beruntun Truk Kontainer dan Lima Motor di Simpang Patung Sapi Pasuruan

2
×

Tiga Tewas dalam Kecelakaan Beruntun Truk Kontainer dan Lima Motor di Simpang Patung Sapi Pasuruan

Sebarkan artikel ini
Foto: Truk kontainer yang dikendarai Agung usai menabrak pengendara bermotor di lampu merah Simpang Empat Patung Sapi, Kabupaten Pasuruan/doc)
Foto: Truk kontainer yang dikendarai Agung usai menabrak pengendara bermotor di lampu merah Simpang Empat Patung Sapi, Kabupaten Pasuruan/doc)

PASURUAN, apakabar.co – Perjalanan pagi yang semestinya berlangsung seperti biasa berubah menjadi tragedi di Simpang Empat Patung Sapi, Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (7/7/2026).

Sebuah truk kontainer diduga kehilangan kendali saat melintasi jalur menurun sebelum menghantam lima sepeda motor yang sedang berhenti di lampu merah. Insiden tersebut menewaskan tiga orang dan menyebabkan enam korban lainnya mengalami luka-luka.

Keapada awak media, kanit gakkum Satlantas Polres Pasuruan, Ipda Budi Wira, mengungkapkan kecelakaan bermula ketika truk kontainer bernomor polisi L-9381-CK yang dikemudikan Agung (34), warga Kelurahan Donorejo, Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya, melaju dari arah selatan menuju utara di ruas Jalan Malang–Surabaya.

Saat memasuki turunan menjelang Simpang Empat Patung Sapi, kendaraan berat itu diduga kehilangan kendali dan menabrak deretan sepeda motor yang tengah berhenti karena lampu lalu lintas menyala merah.

“Sementara ini ada laporan untuk kejadian laka lantas, yang terlibat dari truk kontainer. Kemudian truk ini saat turunan menabrak beberapa kendaraan roda dua,” Ungkap Ipda Budi. Rabu (8/7/2026).

Lima sepeda motor yang terlibat dalam kecelakaan tersebut masing-masing Honda Vario N-4116-TEU, Honda Beat N-3739-TDB, Honda Vario N-3070-TDB, Honda Scoopy N-6961-TDU, dan Honda PCX N-6220-TEU.

Tiga korban meninggal dunia di lokasi kejadian, yakni Mukhammad Khoiron (44), penumpang Honda Vario yang mengalami luka berat di kepala dan patah tangan kiri, serta Moch. Ashif (25) dan Moch. Ashofi (25), pengendara dan penumpang Honda PCX yang sama-sama mengalami luka parah di bagian kepala. Selain korban meninggal, enam orang lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit.

Pengemudi truk, Agung (34), mengalami patah kaki kanan dan dirawat di RS Mitra Sehat Medika Pandaan. Sementara korban lain, yakni Mukhammad Mulyadi (40), Rudiyanto (31), Erna Puji Rahayu (29), Robin Adi Saputro (39), dan Ismiyati (38), mengalami berbagai luka mulai dari patah tulang, robek pada anggota tubuh, hingga nyeri pada kaki dan punggung.

“Untuk korban sementara ada 3 korban meninggal dunia, sama korban luka-luka. Saat ini yang korban luka-luka masih dirawat di rumah sakit, kemudian selebihnya masih kita lakukan pendalaman,” Jelas Ipda Budi.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan seluruh kendaraan yang terlibat masih memenuhi spesifikasi standar pabrikan, termasuk kelengkapan kaca spion, lampu, ban, knalpot, dan tanda nomor kendaraan.

Polisi juga memastikan seluruh pengendara sepeda motor menggunakan helm saat kecelakaan terjadi. Meski demikian, penyebab pasti truk kehilangan kendali masih dalam penyelidikan.

“Kita masih dalami apakah ada kelalaian pengemudi atau karena adanya rem blong, atau yang lain, jadi masih dalam pendalaman, saat ini masih kita lakukan pemeriksaan,” Pungkas Ipda Budi. (*)