Kanker Payudara Pada Pria, Ini Penjelasannya

oleh -27 views
Ilustrasi kanker payudara pria (Photo : Alamy/Getty/Guardian Design)

Samarinda, apakabar.co —  Kanker payudara kita ketahui merupakan salah satu penyakit yang banyak menyerang kaum hawa, tidak hanya itu bahkan salah satu penyakit yang dapat mengancam kehidupan para kaum wanita.

Dan ternyata selain wanita, kanker payudara juga bisa menyerang pria. Kenali penyebab, gejala, dan cara mencegah kanker payudara pada pria.

Pria dan wanita memiliki struktur payudara yang relatif sama mulai dari puting, jaringan lemak, sel payudara, dan saluran susu. Perbedaanya terletak pada lobulus dan saluran susu pada perempuan yang lebih besar. Sebagian besar kanker payudara pada wanita berkembang di saluran dan lobulus tersebut.

“Secara umum, kejadian kanker payudara pada pria jauh lebih sedikit daripada pada wanita karena meskipun jaringan payudara pada keduanya serupa, jaringan payudara pria terutama adalah jaringan lemak dan fibrosa yang disebut stroma memiliki lebih sedikit saluran dan lobulus,” kata ahli hematologi dan onkologi medis Sramila Aithal, dikutip dari Cancer Centers.

Penyebab kanker payudara pada pria

Sejumlah faktor risiko dapat memicu kanker payudara. Berikut faktor risiko kanker payudara pada pria.

1. Menua
Risiko kanker payudara meningkat seiring bertambahnya usia. Sebagian besar kanker payudara pada pria ditemukan setelah seseorang berada di usia 50 tahun.

BACA JUGA :  Wajib dicoba! 6 Jenis Olahraga ini Paling banyak Bakar Kalori

2. Mutasi genetik
Perubahan yang diwariskan atau mutasi pada gen tertentu, seperti BRCA1 dan BRCA2, meningkatkan risiko kanker payudara.

3. Keturunan
Seorang pria berisiko terkena kanker payudara lebih tinggi jika anggota keluarga dekat pernah menderita kanker payudara.

4. Perawatan terapi radiasi
Pria yang menjalani terapi radiasi pada dada memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker payudara.

5. Perawatan terapi hormon
Obat-obatan yang mengandung estrogen yang digunakan untuk mengobati kanker prostat di masa lalu, meningkatkan risiko kanker payudara pria.

6. Sindrom Klinefelter
Kondisi genetik langka pada pria yang memiliki kromosom X ekstra yang dapat menyebabkan tubuh membuat kadar estrogen yang lebih tinggi dan kadar androgen yang lebih rendah sehingga berisiko mengalami kanker payudara.

7. Penyakit hati
Sirosis hati dapat menurunkan kadar androgen dan meningkatkan kadar estrogen pada pria, sehingga meningkatkan risiko kanker payudara.

 

Gejala kanker payudara pada pria

Menurut CDC, terdapat sejumlah gejala kanker payudara pada pria

  • Benjolan atau pembengkakan pada payudara
  • Kemerahan atau kulit terkelupas di payudara
  • Iritasi atau lesung pipit pada kulit payudara
  • Keluarnya puting
  • Nyeri di area puting
BACA JUGA :  Waktunya Liburan, Ini 4 Desa Wisata di Indonesia yang Wajib Dikunjungi

Pengobatan kanker payudara pada pria

Sama seperti pada wanita, pengobatan kanker payudara pada pria dapat dilakukan dengan sejumlah tindakan medis seperti operasi, kemoterapi, terapi radiasi, terapi hormon, dan terapi bertarget.

Selain kondisi fisik, mental pria yang mengalami kanker payudara juga mesti mendapat perhatian. Para pria mungkin menghadapi masalah citra tubuh. Kondisi mental ini juga mesti mendapat perawatan.

Pencegahan kanker payudara pada pria
Kanker payudara ada pria bisa dicegah dengan menghindari faktor risiko, menjalani hidup sehat, menjaga berat badan yang sehat,dan berolahraga secara teratur.

Selain itu, jika beberapa anggota keluarga menderita kanker payudara atau ovarium, atau salah satu anggota keluarga diketahui memiliki mutasi BRCA1 atau BRCA2, rutinlah berkonsultasi dengan dokter.

Pada pria, mutasi pada gen BRCA1 dan BRCA2 dapat meningkatkan risiko kanker payudara, kanker prostat tingkat tinggi, dan kanker pankreas.

Artikel ini telah tayang pada laman CNN Indonesia dengan judul : Kanker Payudara pada Pria: Penyebab, Gejala, dan Pencegahan