Bersama 10 Kota se Indonesia, Kota Samarinda Jadi Salah Satu Kota Pilot Project Agenda Mitigasi dan Adaptasi Ketahan Iklim

oleh -62 views
Wali Kota Samarinda, Andi Harun Menjadi Salah Satu Narasumber Dalam Dialog Global Ketahanan Iklim di Jakarta, Senin (31/5/2021)

SAMARINDA.apakabar.co– Kota Samarinda menjadi salah satu kota yang terpilih untuk Pilot Project Agenda Mitigasi dan Adaptasi Ketahan Iklim bersama 10 kota/kabupaten se Indonesia.

Keterpilihan tersebut didapat saat Wali Kota Samarinda, Andi Harun menjadi salah satu narasumber dalam Dialog Global Kebijakan Ketahanan Iklim yang digelar di Jakarta, Senin (31/5/2021).

Bersama dengan tiga Walikota lainya yakni Walikota Bandar Lampung, Walikota Ternate, dan Walikota Mataram, Andi Harun menandatangani Komitmen Walikota untuk mewujudkan kebijakan dan program pembangunan di daerah yang berketahanan iklim dan rendah karbon.

“Komitmen ini menandai peran strategis kota untuk mendukung komitmen global Indonesia dalam pencapaian target Nationally Determined Contributions (NDCS) guna mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 29% dengan upaya sendiri dan 41% dengan dukungan internasional pada 2030,” tulis Andi Harun melalui aku facebook pribadinya.

BACA JUGA :  Terapkan Prokes Yang Ketat, Pasar Ramadan Gor Segiri Kembali Dibuka Tahun Ini

Tak hanya itu, AH sapaannya juga menyebut bahwa Kota Samarinda juga mendapat rezeki pilot project persampahan dengan pembiayaan global fund.

Kemudian dirinya menjelaskan bahwa ada 4 kota bersama 6 kota pilot lainnya yaitu Pekanbaru, Pangkalpinang, Cirebon, Banjarmasin, Gorontalo dan Kupang merupakan kota dampingan Proyek CRIC (Climate Resilience and Inclusive Citis) yang dilaksanakan UCLG ASPAC bekerja sama dgn APEKSI, didanai oleh Uni Eropa dan didukung oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

“Kota berketahanan iklim adalah program kunci NDC adaptasi dalam mewujudkan ketahanan ekosistem dan lanskap,” sebutnya.

“Isu perubahan iklim menjadi salah satu proritas pembangunan sebagaimana ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020-2024,” pungkasnya.

BACA JUGA :  DPRD Sahkan Perda RPJMD 2021-2016, Wali Kota Sebut Korelasi dan Komunikasi Harus Semakin Membaik