Borneo FC Ditahan Imbang Imbang Persita Tanggerang di Stadion Segiri Samarinda

oleh -97 Dilihat
Pertandingan Antara Borneo FC Menghadapi Persita Tanggerang, Jumat (9/9/2022) Foto:Borneo FC/Instagram

SAMARINDA.apakabar.co– Borneo FC gagal menjaga trend positif selalu menang di kandang usai ditahan imbang tamunya Perista Tanggerang dalam lanjutan BRI Liga 1 2022 pekan kesembilan di Stadion Segiri Samarinda, (9/9/2022) malam.

Borneo FC sejatinya dua kali unggul lebih dulu dalam laga tersebut. Namun, Persita dapat merespons dengan baik dan membalas dua gol hingga laga berakhir.

Borneo FC berhasil unggul lebih dahulu berkat gol cepat Matheus Pato dimenit ke 2 umpan dari Terens Puhiri yang berhasil lolos dari penjagaan pemain belakang Persita Tanggerang. Gol tersebut membawa Pato tetap menjadi pemuncak top skor sementara dengan torehan 9 gol.

Usai gol tersebut, kedua tim bermain secara terbuka dengan melakukan jual beli serangan secara bergantian.

Dimenit ke 25 babap pertama, Bustos kembali memberikan ancaman ke gawang Persita Tenggerang dengan tendangan kaki kanannya, namun mampu diamankan oleh penjanga gawang Persita Tenggerang, Dhika Byangkara.

Serangan demi serangan yang dilakukan Persita akhirnya berbuah gol di penghujung babak pertama tepatnya di menit ke 45+1.

Kemelut di depan gawang Borneo FC berhasil dimanfaatkan Romiro Ezequiel Fergonzi menjadi gol untuk menyamakan kedudukan.

Di awal babak kedua, Borneo FC kembali tancap gas, terbukti kubu tuan rumah berpeluang menyamakan kedudukan lewat tendangan bebas jarak dekat Bustos, tetapi gagal karena melambung.

BACA JUGA :  Ingin Bernostalgia Sambil Ngopi di Suasana Citra Niaga, Yuks Ke Lakalo Kafe

Dejavu kembali dialami oleh Pesut Etam julukan Borneo FC, mereka kembali berhasil mencetak gol pada fase-fase awal.

Gol kedua Pesut Etam berawal dari aksi Pato yang mengacak-ngacak kotak penalti Persita.

Aksi striker asal Brasil itu dapat dihentikan, tetapi bola jatuh ke kaki Stefano Lilypaly yang langsung menyodorkan umpan ke depan kotak gawang Persita dan disambut oleh Terens Puhiri dengan sepakan yang membawa Borneo FC 2-1.

Petaka bagi Borneo FC, keunggulan tak bertahan lama. Pada menit ke-53, Persita mampu menyamakan kedudukan.

Lagi-lagi, skema sepak pojok mengawali gol Pendekar Cisadane. Elisa Basna menemukan bola liar setelah barisan pertahanan Borneo FC melakukan blok.

Basna lalu langsung melepaskan tembakan first time yang gagal diselamatkan kiper Angga Saputra.

Persita Tanggerang sendiri tampil berbeda pada babak kedua. Mereka lebih berani menguasai bola dan menekan lawan.

Di sisi lain, Borneo FC mencoba kombinasi permainan direct. Namun, upaya-upaya itu tak efektif. Hingga akhir pertandingan, skor 2-2 tetap tak berubah. Borneo FC dan Persita harus puas berbagi poin.

Usai pertandingan, Pelatih Persita Tanggerang Angel Alfredo Vera mengatakan jika timnya bersyukur bisa mencuri poin di Samarinda.

“Kita sudah tau dari awal pertandingan akan berlangsung dengan tempo tinggi, kita kuasai pertandingan. Anak-anak telah bekerja keras dilapangan,” ucapnya.

BACA JUGA :  Bermain di Kandang Sendiri, Borneo FC Targetakan Raih Poin Penuh

Dirinya juga mengakui jika bermain melawan Bornoe FC bukanlah pertandingan yang mudah, terbukti timnya harus kebobolan gol terlebih dahulu sebelum menyamakan kedudukan.

“Kita besyukur datang ke Samarinda dan mendapatkan poin. Secara permainan kita bermain kolektif. Bermain di Samarinda tidak mudah,” ucapnya.

Sementara itu, Milomir Seslija pelatih Borneo FC menilai jika laga tersebut bermain secara terbuka untuk kedua tim.

“Ini sepak bola, apapun bisa terjadi. Kami telah mencoba sekeras mungkin tetapi bola tidak untuk kami,” ucapnya.

“Mereka tidak memberi kami cukup ruang untuk bermain. Kami tidak cukup stabil di lapangan dan kami tidak cukup terorganisir serta disiplin di pertandingan ini,” sambungnya.

Senada dengan pelatih, sang el calitano Diego Michiels mengakui jika kedepanya Borneo FC kembali harus bekerja keras.

“Kita sebagai pemain harus kembali bekerja keras lagi untuk pertandingan berikutnya.

Persita adalah tim yang bagus, tidak mudah bermain imbang. Kami seperti kalah karena bermain di kandang,” ucapnya.

Kedepan, sebagai kapten tim dirinya akan terus memberikan dan menbangkitkan motivasi kepada seluruh pemain.

“Kita harus mengevaluasi pertandingan terlebih dahulu, seluruhnya baik pelatih maupun pemain,” pungkasnya.