SAMARINDA.apakabar.co- Pihak kepolisian Polresta Samarinda saat ini sedang menseriusi kasus penemuan bayi di Perumahan Keledang Mas, Samarinda Seberang pada, Selasa (13/12/2022) kemarin dengan mencari pelaku pembuangan dengan membentuk tim gabungan.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli, mengungkapkan bahwa tim gabungan akan dibentuk dari unsur Polsek Samarinda Seberang, Polresta Samarinda dan Polda Kaltim.
“Untuk melakukan penyelidikan yang mengarah ke pelaku pembuang bayi tak berdosa tersebut. Mohon doanya semoga bisa kami ungkap,” ucapnya, Rabu (14/12/2022).
Selain kerja tim gabungan, diaebutkan oleh Kombes Pol Ary Fadli jika hingga sejauh ini pihaknya telah melakukan penyelidikan pertama dengan memeriksa tiga orang saksi di lokasi penemuan bayi.
“Saksinya itu dua warga yang melintas dan satu anggota kepolisian (personel beat),” sebutnya.
Walaupun kondisi bayi malang tersebut dipastikan masih bernyawa, namun saat ini bayi tersebut masih menjalani perawatan di RSUD IA Moeis dan dalam perawatan medis hingga benar-benar pulih.
“Petunjuk dokter bayinya harus terus mendapatkan perawatan di rumah sakit,” jelasnya.
Dalam berita sebelumnya, bayi malang tersebut ditemukan oleh sejumlah anak kecil yang hendak bermain bola di lapangan perumahan pada Pukul 14.30 WITA.
Yang mana pada awalnya bocah-bocah itu mengira bungkusan tersebut berisi parsel minuman dan makanan.
“Pas dibuka teman saya bilang boneka. Tapi saya pegang kok gerak? Ternyata bayi,” jelas Alvian (11) yang pertama kali melihat bayi tersebut.
Bayi malang tersebut lantas dibawa oleh personel beat patroli 110 Polresta Samarinda ke Puskesmas Baqa, Kecamatan Samarinda Seberang.
Ketika diperiksa, pihak dokter mengatakan bayi malang itu begitu lemah.
Sebab dilahirkan prematur dengan hanya memiliki berat 1,64 kilogram dan panjang 38 cm.







