Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Kabar Terkini

Dinas Sosial Samarinda Turun Tangan Terkait Kasus Penemuan Bayi di Samarinda Seberang

253
×

Dinas Sosial Samarinda Turun Tangan Terkait Kasus Penemuan Bayi di Samarinda Seberang

Sebarkan artikel ini
Bayi Yang Ditemukan di Perumahan Keledang Mas Samarinda

SAMARINDA.apakabar.co- Dinas Sosial (Dinsos) Kota Samarinda turut turun tangan terkait penemuan bayi di Perumahan Keledang Mas, Samarinda Seberang pada, Selasa (13/12/2022).

Walaupun pihak kepolisian telah membentuk tim gabungan guna menyelidiki pelaku pembuangan bayi, Dinsos Samarinda sesuai dengan tugas akan menangani bayi malang tersebut.

Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Samarinda, Isfihani menjelaskan bahwa pihaknya saat peristiwa awal penemuan sudah langsung turun kelapangan hingga melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian.

“Yah tentunya kami turut bergerak. Tadi sudah ada laporan dari kepala bidang kita yang turun mengecek peristiwa tersebut.” jelasnya, Kamis (15/12/2022).

Selanjutnya, langkah yang akan dilakukan Dinsos Samarinda yakni melakukan pengumpulan awal informasi penemuan bayi laki-laki tersebut.

“Agar jangan sampai ini tidak jelas. Jadi kita identifikasi dulu. Bagaimana kejadian persisnya dan kita juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian,” ucapnya.

Selain itu, Isfihani juga menuturkan sejatinya saat ini banyak masyarakat yang kurang beruntung karena belum memiliki anak dan ingin melakukan adopsi pada bayi malang tersebut.

Namun demikian, dijelaskannya bahwa proses adopsi harus melalui tahapan administrasi terlebih dahulu. Tidak serta-merta bisa begitu saja, meski sang bayi jelas telah dibuang dan ditelantarkan orang tuanya.

“Kan ada prosedur yang harus dilalui terlebih dahulu. Kalau sudah ok silahkan (yang mengadopsi). Pastinya juga kami melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian, karena kan yang begini itu pasti kepolisian dulu,” pungkasnya.

Pada berita sebelumnya, bayi malang itu ditemukan oleh sejumlah anak kecil yang hendak bermain bola di lapangan perumahan pada Pukul 14.30 WITA.

Awalnya bocah-bocah itu mengira bungkusan tersebut berisi parsel minuman dan makanan.

“Pas dibuka teman saya bilang boneka. Tapi saya pegang kok gerak? Ternyata bayi,” jelas Alvian (11) yang pertama kali melihat bayi tersebut.

Bayi tak berdosa ini lantas dibawa oleh personel beat patroli 110 Polresta Samarinda ke Puskesmas Baqa, Kecamatan Samarinda Seberang.

Ketika diperiksa, pihak dokter mengatakan bayi malang itu begitu lemah.

Sebab dilahirkan prematur dengan hanya memiliki berat 1,64 kilogram dan panjang 38