Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Kabar Terkini

Tiba di Indonesia, Kemenkes Pastikan Tidak Ada Karantina Bagi Jemaah Haji

181
×

Tiba di Indonesia, Kemenkes Pastikan Tidak Ada Karantina Bagi Jemaah Haji

Sebarkan artikel ini
Foto/Internet

apakabar.co– Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI memastikan tidak ada proses karantina bagi jemaah haji Indonesia yang namtinya akan tiba setelah melakukan ibadah di tanah suci mekkah dalam beberapa hari ke depan.

Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) Haji Kemenkes Budi Sylvana menyebut jika jemaah haji yang merasa bergejala Covid-19 maupun menunjukkan gejala klinis lain diminta segera berobat ke fasilitas kesehatan dengan membawa Kartu Kewaspadaan Kesehatan Jemaah Haji (K3JH)

“Kami ingin mempertegas kembali bahwa tidak ada karantina bagi jemaah haji Indonesia tahun ini ya, tidak ada proses karantina bagi jemaah haji Indonesia. Jemaah haji tetap bisa melakukan aktivitas seperti biasa,” kata Budi dalam konferensi pers, Kamis (14/7/2022).

Dirinya juga mengatakan bhwa jemaah haji yang tiba di Indonesia tetap akan dilakukan upaya pemantauan kesehatan yang juga dilakukan dinas kesehatan masing masing daerah sebagai deteksi dini terhadap penyakit menular, diantaranya adalah penyakit yang disebabkan virus corona, Mers-Cov, meningitis, polio, dan penyakit yang berpotensi menimbulkan Public Health Emergency of International Concern (PHEIOC).

“Selama 21 hari masa pemantauan, apabila terdapat demam atau gejala sakit lainnya maka jemaah yang sakit segera ke Puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat dengan membawa K3JH,” ucapnya.

Sebelum tiba di Indonesia jemaah haji juga akan menjalani proses skrining kesehatan. Adapun skrining yang dimaksudkan adalah pemeriksaan suhu tubuh melalui thermal scanner dan thermal gun, tanda dan gejala serta melakukan observasi terhadap jemaah di asrama haji debarkasi.

Budi juga menjelaskan jika jemaah dengan gejala demam atau menunjukkan potensi penyakit menular akan dilakukan pemeriksaan tes antigen. Apabila hasilnya menunjukkan reaktif, maka akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Puskes Haji Kemenkes mencatat sebanyak 4.765 Jemaah haji gelombang pertama akan mulai bertolak ke Indonesia pada 15-16 Juli 2022 melalui Bandara King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi.

“Jika hasilnya positif, akan dirujuk ke fasilitas isolasi terpusat untuk kasus tanpa gejala atau gejala ringan. Sementara yang bergejala sedang atau berat akan dirujuk ke RS Rujukan Covid-19,” pungkasnya.

Artikel ini telah terbit di CNNIndonesia denga  judul : Kemenkes Pastikan Tak Ada Karantina Bagi Jemaah Haji Indonesia