Gandeng Kemenag Samarinda, Rutan Berikan Pelayanan Iman WBP

oleh -16 views
Proses Penandatanganan Kesepakatan Antara Rutan Kelas II A Samarinda dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Samarinda, Selasa (23/11/2021)

SAMARINDA.apakabar.co– Tak hanya menjalani pidana kurungan badan, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) juga diberikan bekal bimbingan kerohanian. Melalui Nota Kesepakatan Rutan Kelas IIA Samarinda dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Samarinda, yang di tanda tangani, Selasa (23/11/2021).

Perjanjian kerjasama yang di sepakati kedua belah pihak juga memenuhi hak WBP serta jalan asimilasi. Kerjasama dalam rangka Asimilasi, pelayanan dan bimbingan kerohanian Agama Islam, Kristen, Katholik, Kong Hu Cu, Hindu dan Budha terhadap Warga Binaan Rumah Tahanan Negara Kelas II A Samarinda, jadi inti kesepahaman.

Hadir dan menandatangani perjanjian Kepala Rutan Kelas IIA Samarinda Alanta Imanuel Ketaren dan Kepala Kantor Kemenag Kota Samarinda Baequni.

BACA JUGA :  Dua Pelaku Jambret Diringkus di Samarinda Seberang, Salah Satu Pelaku Mengaku Untuk Biaya Persalinan Istri

Ditemui awak media usai menandatangani kesepakatan, Karutan Samarinda Alanta Imanuel Ketaren sangat senang atas perjanjian yang di sepakati.

“Memberikan bekal kerohanian dan ketaqwaan bagi warga binaan kami sangat penting buat modal mereka ketika bebas dan menjalani masa pidananya,” ucapnya.

Dirinya juga yakini jika melalui ceramah agama serta dialog keagamaan yang jadi lingkup kegiatan akan mewarnai kehidupan harian warga binaan rutan.

“Saya yakin jika kegiatan itu berjalan lancar, akan memberikan suasana baik serta damai di lingkungan rutan,” sebutnya.

Kepala Kantor Kemenag Samarinda Baequni berharap kerjasama ini terus berlanjut sampai nanti warga binaan benar kembali ke masyarakat dan memiliki jiwa beriman dan bertaqwa.

BACA JUGA :  Pemkot Samarinda Latih Relawan Pemulasaran Jenazah Covid-19, Siap Didistribusi Keseluruh Kecamatan

“Semoga kerjasama ini terus berlanjut, agar warga binaan ketika kembali ke masyarakat memiliki jiwa beriman dan bertaqwa,” pungkasnya.