Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
AdvetorialBeritaKabar TerkiniPemkot SamarindaSamarinda

Neneng Chamelia Shanti Usung Komunikasi dan Keterbukaan Usai Dilantik Jadi Sekda

20
×

Neneng Chamelia Shanti Usung Komunikasi dan Keterbukaan Usai Dilantik Jadi Sekda

Sebarkan artikel ini
(Foto: Neneng Chamelia Shanti usai dilantik menjadi Sekda definitif Pemkot Samarinda/doc)
(Foto: Neneng Chamelia Shanti usai dilantik menjadi Sekda definitif Pemkot Samarinda/doc)

SAMARINDA, apakabar.co – Usai resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda, Neneng Chamelia Shanti langsung menyiapkan langkah awal dengan memperkuat komunikasi dan kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD). Strategi tersebut dipandang penting untuk memastikan roda pemerintahan tetap berjalan efektif di tengah kondisi fiskal daerah yang dinilai cukup menantang.

Usai pelantikan, Neneng menyampaikan bahwa telah memaparkan konsep kerja kepada Walikota Samarinda dengan penekanan pada pentingnya sinergi antar-OPD, terutama dalam menghadapi kondisi fiskal daerah yang saat ini membutuhkan pengelolaan lebih cermat.

“Saya punya metode komunikasi dan kolaborasi. Nanti seluruh OPD kita satukan untuk menangani kondisi fiskal yang ada, kita hadapi bersama-sama,” Ungkapnya kepada awak media. Kamis (2/4/2026).

Selain mendorong koordinasi internal, Neneng juga menekankan pentingnya keterbukaan informasi dalam tata kelola pemerintahan. Ia menyatakan akan membuka ruang bagi berbagai pihak untuk memberikan masukan demi memperbaiki kinerja birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kita rangkul semua pihak untuk menjadikan Samarinda lebih baik,” Ucapnya.

Tak hanya itu, Neneng juga berkomitmen melanjutkan program-program pembangunan yang belum tuntas pada periode sebelumnya agar dapat segera memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Program yang belum selesai, insyaallah kita tuntaskan agar bisa berfungsi dengan baik untuk masyarakat,” Ujarnya.

Dengan pengalaman sebagai aparatur sipil negara selama 24 tahun sejak 2002, Neneng menilai pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam menjalankan tugas barunya. Ia juga menyoroti pengalamannya saat bertugas di Inspektorat sebagai keuntungan tersendiri karena memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi organisasi perangkat daerah.

Menurutnya, pengalaman berkoordinasi dengan aparat penegak hukum seperti kepolisian, kejaksaan, hingga lembaga pengawasan turut memperkuat kesiapan dalam menjalankan peran sebagai Sekda.

“Saya mohon dukungan semua pihak agar kita bisa bersama-sama keluar dari kondisi ini,” Tutup Neneng. (ADV)