SAMARINDA.apakabar.co– Protes terkait kasus pemindahan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 10 masih terus berlanjut. Ratusan siswa dan orang tua masih tetap menolak pemindahan kampus A di Jalan Rifaddin ke Education Center Jalan PM Noor.
Dalam menyampaikan tuntutanya ratusan siswa beserta orang tua siswa tersebut menggelar aksi demontasibdi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Senin (3/1/2022).
Pemindahan itu menjadi salah satu masalah terkait aset kampus yang selama ini menjadi polemik antara pihak yayasan melati dengan Pemprov Kaltim.
Kasus polemik aset tersebut sebenarnya sudah mulai sedikit “adem ayem”, lalu kemudian kembali mencuat sehingga mendapat reaksi dari orang tya dan para siswa.
Susilo, salah satu perwakilan dari siswa mengatakan bahwa pemindahan SMAN 10 Samarinda ke Education Center membuat seluruh pihak menjadi tidak tenang.







