apakabar.co– Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua kembali menyerang rombongan polisi di Kepulauan Yapen, Papua. Dalam penyerangan tersebut, sebanyak 3 unit mobil milik polisi dibakar.
Melalui video yang beredar, terlihat anggota KKB dengan menggunakan pakaian loreng dan membawa senjata laras panjang membakar mobil polisi. Sambil teriak, anggota KKB itu menembakkan senjata apinya.
“Kami balas dendam karena pasukan TNI dan Polri bongkar markas saya,” teriak salah satu anggota KKB yang mengaku sebagai komandannya melului video amatir.
Selain itu, KKB juga terlihat menyita beberapa unit handy talky (HT), laptop, beberapa foto serta kartu identitas milik aparat kepolisian yang ditinggalkan di lokasi kejadian. Dalam serangan tersebit, diketahui tak ada anggota Polri yang terluka.
“Ini barang-barang milik anggota TNI dan Polri yang melarikan diri pada saat kontak tembak dengan kami,” ucap komandan KKB dalam video tersebut.
Diketahui pula dalam video berdurasi 2 menit 20 detik yang disebarkan KKB itu berlokasi di Simpang Sobeba, Distrik Yapen Utara, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua. Peristiwa itu terjadi, Selasa (13/12/2022) sore hari.
Kapolres Kepulauan Yapen AKBP Herzoni Saragih membenarkan 3 unit mobil milik polisi dibakar oleh KKB.
“Jadi mobil dinas kami dibakar sama mereka, yakni 1 unit truk, 1 unit strada dan 1 unit mobil patroli lalulintas,” ungkapnya ketika di konfirmasi detikcom, Rabu (14/12/2022).
Herzoni mengungkapkan kejadian itu terjadi ketika anggotanya hendak membuka pemalangan jalan penghubung antara Yapen Utara dengan Kota Serui. Lalu dalam perjalanan rombongan polisi dicegat KKB.
Herzoni menambahkan tak ada polisi yang menjadi korban atas insiden itu. Kini seluruh personel polri telah dievakuasi dari lokasi kejadian.
“Tapi ada 1 korban masyarakat sipil yang ditembak KKB,” pungkasnya.







