Kecam Tindakan Kekerasan Terhadap Jurnalis, AJI Kota Samarinda Gelar Aksi Solidaritas dan Bacakan Pernyataan Sikap

oleh -126 views
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Menggelar Aksi Solidaritas dan Kecam Tindakan Kekerasan Terhadap Jurnalis, Senin (5/4/2021)

SAMARINDA.apakabar.co– Jurnalis Kota Samarinda mengecam tindakan kekerasan yang dialami jurnalis Tempo saat melakukan liputan kasus korupsi di Surabaya, Sabtu (27/3/2021) yang lalu.

Aksi gabungan jurnalis dari berbagai macam media dikomandoi Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Samarinda tepat di depan Taman Samarendah, Senin (5/4/2021).

Perwakilan pengurus AJI dan media silih berganti menyampaikan orasi terkait tindakan kekerasan yang dialami jurnalis saat melakukan tugas peliputan. Peristiwa penganiayaan Nurhadi, jurnalis Tempo merupakan satu dari sederet kasus kekerasan yang menimpah jurnalis saat melaksanakan kerja jurnalistik.

Diduga Nurhadi dianiaya sejumlah oknum aparat saat meliput kasus korupsi yang menjerat salah satu pejabat Ditjen Pajak Kemenkeu gabg tengah dalam penanganan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dirinya diamankan sejumlah oknum, dipukul, ditendang, ditampar, diancam dibunuh, dirampas ponsel miliknya. Setelah itu, Nurhadi dipaksa menerima uang Rp 600.000 diduga imbalan tutup mulut.

BACA JUGA :  Rilis Resmi Dinkes Kaltim, 9 Orang Per 20 Maret Positif Covid-19

“Ini bukan menjadi satu-satu kasus kekerasan yang dialami jurnalis saat menjalankan tugas peliputan. Di Samarinda sendiri akhir tahun 2020 telah terjadi hal yang serupa yang menimpa kawan-kawan jurnalis saat melakukan peliputan aksi tolak omnibuslaw,” ucap Zaki Koordiv Advokasi AJI Kota Samarinda.

Zaki menilai pelaku penganiayaan dan atau kekerasan, melanggar pasal 335 Ayat 1 KUHP tentang kekerasan. Dan pasal 351 Ayat 1 KUHP tentang penganiayaan.

“Jurnalis dalam bekerja dilindungi undang-undang. Tindakan kekerasan dan kesewenang-wenangan adalah pelanggaran hukum. Dan hak asasi manusia,” sebutnya.

Diksempatan itu juga masa aksi membacakan pernyataan sikap melalui Ketua AJI Kota Samarinda, Nofiyatul Chalimah.

Pernyataan Sikap Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Samarinda : 

  1. Mengutuk keras segala bentuk kekerasan oleh siapa pun kepada siapa pun. Terlebih kepada rekan jurnalis yang dalam bekerja dilingdungi UU Nomor 40/1999 tentang Pers sebagaimana diatur dalam Pasal 8.
  2. Mendesak Kapolda Jatim, Irjen Nico Afinta mengusut pelaku penganiayaan Jurnalis Tempo, Nurhadi dan segera memproses pidana maupun etik.
  3. Mendesak Kapolda Kaltim, Irjen Herry Rudolf Nahak mengusut pelaku penganiayaan lima jurnalis di Samarinda baik secara pidana maupun etik.
  4. Mengimbau kepada semua pihak agar menghormati UU Pers. Juga kepada seluruh rekan jurnalis agar berpegang teguh pada prinsip dan kode jurnalistik.
  5. Menggalang solidaritas seluas-luasnya dari rekan sesama jurnalis dan masyarakat sipil (civil society) untuk mengawal kasus kekerasan ini hingga tuntas sebagai upaya penegakan kebebasan pers.
BACA JUGA :  Mengaku Dibisikin Setan, Ayah Tiri Cabuli Remaja 13 Tahun