Polisi Akan Panggil Saksi Terkait Dugaan Cek Kosong Hasanuddin Mas’ud dan Istri

oleh -3 views
Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Samarinda Iptu Teguh Wibowo

SAMARINDA.apakabar.co– Kasus yang menimpa anggota dewan Hasanuddin Mas’ud dan Nurfaidah dengan dugaan penipuan cek kosong kini sudah mencapai tahap penyidikan dari pihak kepolisian, pada (24/8/2021) kemarin.

Saat dikonfirmasi media, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Samarinda Iptu Teguh Wibowo mengungkapkan langsung informasi tersebut.

“Iya ada, nanti kita akan panggil saksi-saksi lain, atau melengkapi alat bukti lain untuk keperluan penyidikan,” ungkap teguh saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (25/8/2021).

Proses penyidikan yang berlangsung selama tiga jam. Namun Teguh enggan membeberkan apa saja pertanyaan yang diajukan terlapor.

Saud Purba, Kuasa Hukum Hasan Mas’ud

Disinggung terkait kapan akan memanggil saksi dari terlapor, Iptu Teguh Wibowo menambahkan belum bisa memastikan kapan akan memanggil saksi dari pihak terlapor.

BACA JUGA :  Terpeleset, Bocah 13 Tahun Tenggelam Diderasnya Aliran Sungai di Jalan Revolusi

“Relatif saja, kita lihat  situasi di lapangan bagaimana kemungkinan seminggu, dua minggu atau sebulan. Tapi nanti akan diupayakan kita secepatnya,” ucapnya.

Sementara itu, secara terpisah hukum Hasanuddin Mas’ud, dan Nurfaidah, Saud Purba mengatakan bahwa ada beberapa pertanyaan yang diberikan dari penyidik. Salah satunya terkait tanda tangan yang ada didalam cek tersebut.

Dirinya mengatakan tanda tangan tersebut milik Nurfaidah. Hanya saja dirinya mempertanyakan dapat dari mana cek tersebut.

“Ada penjelasan bahwa klien mengaku itu cek kita, yang menjadi pertanyaan diperoleh dari mana. Masalah tulisan bukan kita yang take care makanya kita berikan alat bukti spesimen tanda tangan lima tahun terakhir belakangan tahun 2011-2011,” ungkap Saud Purba saat dikonfirmasi awak media, Rabu (25/8/2021).

BACA JUGA :  Gedung Golkar Samarinda Akan Dijadikan Kantor OPD, Andi Harun : Proses Perkembangannya Sedang Dibahas

Dirinya juga menambahkan saat ini kedua tanda tangan itu telah dikirim ke laboratorium forensik di kota Surabaya, sehingga para penyidik bisa memastikan tanda tangan cek tersebut apakah benar-benar milik Nurfaidah maupun Hasanuddin Mas’ud.

“Itu dari polres forensik labfor Surabaya spesimen dibawa ke sana. Harus lapor Surabaya disana dicocokin otentik atau tidak. Kapan itu diserahkan tanya ke penyidik,” pungkasnya.