SAMARINDA.apakabar.co- Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Laila Fatihah meminta masyarakat untuk bersabar terkait realisasi hasil Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) yang masih belum 100 persen.
Hal itu disebabkan karena masih adanya beberapa anggota dewan yang belum menyelesaikan laporan hasil reses. Sehingga pihak legislatif memberi waktu seminggu kedepan untuk segera menyelesaikannya.
“Kita berikan waktu lagi untuk menyelesaikan laporan hasil reses. Karena kita juga dikejar dengan paripurna penyampaian pokok-pokok pemikiran dari hasil musrenbang Kota Samarinda. Jadi itu harus di paripurnakan, kita biarkan laporan reses selesai dulu sehingga apa yang menjadi masukan masyarakat itu terinput dan teratasi di musrenbang itu,” ucapnya.
Laila Fatihah mengungkapkan jika memang seperti itulah tahapan yang berjalan, baik reses maupun hasil musrenbang memang harus di paripurnakan, bahwa semua aspirasi dari dua agenda rutin itu sudah di data.
“Nanti semuanya kita rangkuk jadi satu pada rabu depan tanggal 22 mendatang. Kalau melihat hasil musrenbang rata-rata memang infrastruktur artinya kan kita bisa melihat, kita juga menawarkan misal masalah perekonomian, perikanan, bagaimana beternak dan sebagainya dan membuat satu kelompok usaha, tapi lebih menjadi perioritas khususnya di Samarinda Seberang yakni infrastruktur,” tuturnya.
Di Kecamatan Samarinda Seberang khususnya daerah Gunung Panjang sering terjadi banjir besar saat hujan. Jadi itu yang menjadi perioritas utama di masing-masing Kelurahan yang melintasi itu untuk mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi terkait dengan pembenahan drainase, karena itu merupakan jalan utama.
“Kalau yang kecil-kecil masih jalan lingkungan, dan yang lain sudah terbackup di Pro Bebaya,” ucapnya.
Oleh karenanya, ia sudah sering mengimbau betapa pentingnya menjalin komunikasi dengan anggota dewannya.
Laila sendiri juga sudah menginstruksikan pada timnya untuk menginput data dan berkomunikasi dengan tim Kelurahan dan Kecamatan.
“Jadi kita bantunya disini, tapi ya harap maklum karena yang kita dapat tidak besar. Apalagi yang kemarin kita tetap datang tapi tidak terinput jadi harap masyarakat memahami itu kalau saya pengennya semua terakomodir,” pungkasnya.




