Gelar Pesta Miras Saat Jam Sekolah, Sembilan Pelajar Diamankan Pihak Kepolisian Balikpapan Timur

oleh
Petugas Kepolisian Balikpapan Timur Mengamankan Sembilan Pelajar Saat Pesta Miras di Jam Sekolah

apakabar.co- Sembilan pelajar di Kota Balikpapan diamankan Kepolisian Sektor (Polsek) Balikpapan Timur karena kedapatan sedang pesta minuman keras (miras) di kawasan Pantai Nelayan, Kelurahan Manggar Baru, Balikpapan Timur, pada Rabu (26/10/2022) yang lalu.

Kesembilan pelajar yang masih berpakaian seragam sekolah diamankan atas infromasi salah satu warga kepada pihak kepolisian.

“Setelah mendapat informasi dari warga terkait pelajar yang minum miras, Bhabinkamtibmas Manggar Baru langsung menindaklanjuti laporan dan mendatangi lokasi yang dimaksud,” ungkap Kapolsek Balikpapan Timur Kompol Imam Syafii melalui Kanit Binmas Polsek Balikpapan Timur, Iptu Ketut Darmada.

Dari keterangan Iptu Ketut Darmada, petugas Bhabinkamtibmas Manggar Baru tiba dilokasi yang dilaporkan warga, saat itu didapati pelajar yang masih berseragam sekolah sedang asik berpesta miras.

BACA JUGA :  Perda Penginapan dan Hotel Akan Direvisi, Joni Sinatra Ginting Sebut PAD Tidak Maksimal

“Miras yang dikonsumsi yakni miras oplosan alkohol yang dicampur minuman berenergi,” sebutnya.

Kesembilan pelajar tersebut langsung diamankan dan dibawa ke Polsek Balikpapan Timur untuk dilakukan pendataan.

“Usai kami data, kesembilan pelajar kami berikan pengarahan dan pembinaan di halaman Mapolsek agar tidak mengulangi perbuatan yang dilakukannya,” ucapnya.

Pihak Polsek Balikpapan Timur juga memanggil para orang tua kesembilan pelajar tersebut dan juga memanggil pihak sekolah.

“Sengaja kami undang para orang tua masing-masing anak, agar mereka tau bahwa anaknya yang berpamitan sekolah ternyata tidak pergi sekolah. kami juga meminta kepada anak-anak untuk meminta maaf secara langsung kepada para orangtua masing-masing sambil membasuh kaki orang tua mereka,” jelasnya.

BACA JUGA :  Dua Kali Beraksi Curi HP, Pria Paruh Baya di Bontang Ditangkap Polisi di Taman STQ Sangatta

“Kami minta pihak sekolah agar lebih ketat saat proses belajar mengajar dan kami berharap pihak sekolah menerima kembali untuk memberi binaan agar nantinya dapat berubah menjadi anak muda yg lebih berguna,” pungkasnya.