Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Kabar Terkini

Pasca Kebakaran Tewaskan 7 Orang, Pihak Kepolisian Segera Lakukan Penyelidikan

164
×

Pasca Kebakaran Tewaskan 7 Orang, Pihak Kepolisian Segera Lakukan Penyelidikan

Sebarkan artikel ini
Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Ari Fadly Saat Meninjau TKP Kebakaran di Jalan AW Syahranie, Minggu (17/4/2022)

SAMARINDA.apakabar.co– Pasca kebakaran toko sembako yang menewaskan 7 orang dalam satu keluarga, pihak kepolisan Polresta Samarinda langsung mengambil langkah-langkah pengamanan di sekitar lokasi kejadian untuk melakukan pengembangan pemerikasa keterangan saksi.

Kebakaran yang menewaskan 7 orang dalam satu keluarga tersebut bermula saat sebuah mobil doubel cabin melaju kencang dan menabrak sebuah toko sembako yang menjual bensin eceran. Dari kejadian tabrakan itu api langsung menyambar bangunan ruko.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadly saat dikonfirmasi, Minggu (17/4/2022) siang membenarkan bahwa terdapat 7 korban meninggal dunia dan 1 orang anak berusia 9 tahun kritis dan kini sedang dalam perawatan di rumah sakit.

“Tadi pagi juga sudah langsung cek korban kerumah sakit untuk mengetahui kondisi terkini dari korban,”ucapnya.

Dijelaskan oleh Kombes Pol Ari Fadly jika dugaan sementara terjadinya kebakaran adalah terjadinya kecelakaan tunggal yakni mobil menabrak toko sembako dan dari tabrakan itu muncul percikan api, sehingga menyebabkan mobil terbakar dan merembet ke toko.

Dijelaskan oleh Kombes Pol Ari Fadly jika informasi sementara yang didapat oleh pihaknya jika mobil menabrak wadah bensin eceran yang dijual di toko tersebut. Terkait supir mobil doubel cabin disampaiknya saat ini sudah diamankan pihak kepolisian.

“Sudah kita amankan, kemungkinan supir kelelahan, mekanik yang mengantarkan kendaraan. Untuk statusnya kita masih mengumpulkan keterangan dulu kalau sudah lengkap semua kita akan gelar untuk menetapkan tingkatan kepenyidikan untuk ditetapkan tersangka,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya satu keluarga di Jalan AW Syahranie Samarinda menjadi korban amukan si jago merah pada, Minggu (17/4/2022) subuh.

Kejadian kebakaran yang menewaskan satu keluarga tersebut berawal dari insiden kecelakaan tunggal mobil perusahaan tambang yang melaju dan menabrak bangunan sembako yang juga menjual bensin eceran tersebut.

Sedikitnya, 7 orang meninggal dunia akibat sesak nafas, sedangkan satu orang lainnya masih mengalami kritis.

Salah satu saksi mata Sumarlani mengatakan jika kejadian itu  terjadi sekitar pukul 04.35 Wita. Dirinya mengaku mendengar suara mobil mengerem di depan ruko tempat kejadian, dimana sebuah mobil double cabin putih menabrak pagar besi rumah kemudian masuk parit dan menabrak botol bensin yang dijual eceran.