Pemkot Samarinda Bongkar Bangunan Kafe di Depan Hotel Harris

oleh -18 views
Proses Pembongkaran Bangunan Kafe di depan Hotel Harris Samarinda,Kamis (26/8/2021)

SAMARINDA.apakabar.co– Sikap tegas dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terkait bangunan kafe yang berada didepan Hotel Harris Samarinda. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kafe tersebut dibongkar karena telah melewati waktu yang telah diberikan.

Dikonfirmasi apakabar.co, Juliansyah Agus Kepala Seksi (Kasi)  Pengawasan dan Pengendalian Pemanfaatan Ruang, Dinas PUPR kota Samarinda mengatakan bahwa tepat Jam 9 pagi pihaknya melakukan pembongkaran, untuk sementara dilakukan pembongkaran bangunan yang ada secara manual.

“Karena struktur bangunan itu ada yang dari baja, jadi kalau kita pakai alat manual cukup susah, jadi hari ini kita bongkar yang semi permanen yang masih bisa kita bongkar,” ucap Juliansyah saat dikonfirmasi, Kamis (26/8/2021).

BACA JUGA :  Pemkot Samarinda Salurkan Bantuan Sembako Tahap Kedua, Jumlahnya Meningkat Dua Kali Lipat

Menurutnya pembongkaran tersebut merupakan tindak lanjut dari tinjauan lapangan yang dilakukan Wali Kota Samarinda beberapa waktu yang lalu di lokasi tersebut.

Pemkot Samarinda menilai jika bangunan yang berdiri di depan Hotel Harris tersebut telah melanggar aturan karena berdasarkan berdasarkan surat pembongkaran bangunan itu tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) serta melanggar Garis Simpada Bangunan (GSB).

Juliansyah juga menyebutu bahwa pemilik bangunan untuk pembongkaran selanjutnya akan melakukan secara mandiri.

“Pembongkaran hari ini untuk memastikan bahwa Pemkot Samarinda serius melakukan pembongkaran sesuai dengan surat perintah,” sebutnya.

“Kita akan memantau dalam beberapa hari kedepan apabila tidak ada tindakan dari pemilik, terpaksa pemkot melanjutkan kembali pembongkaran ini,” sambungnya.

BACA JUGA :  Ciptakan Pemerintahan Bersih, Pemkot Samarinda Teken MoU Dengan Kejari Samarinda

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah Wali Kota Samarinda secara singkat mengatakan bahawa Pemkot Samarinda telah mengirimkan surat kepada pemilik untuk segera dilakukan pembongkaran dengan waktu yang disepakati.

“Kan kita sudah mengirimkan surat sebelumnya dan meminta yang bersangkutan melakukan pembongkaran mandiri sampai batas waktu yang kita berikan,” ucapnya.

“Namun hingga akhir waktu yang diberikan bangunan tersebut juga belum dibongkar, maka pemkot Samarinda melakukan pembongkaran,” sambungnya.

Diberitakan sebelumnya bahwa Pemkot Samarinda rencannya akan merevitalisasi terhadap Daerah Aliran Sungai (DAS) sebagai upaya penanganan banjir disekitar wilayah Gang Mujahidin. (Adv)