Kepala Dinas Pertanahan Samarinda Dibebastugaskan, Diduga Lakukan Pelanggaran Disiplin

oleh -5 views
Konfrensi Pers Pemkot Samarinda Yang Disampaikan Ali Fitri Selaku Asisten III, Kamis (26/8/2021)

SAMARINDA.apakabar.co– Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Asisten III Ali Fitri menggelar Konfrensi Pers terkait pembebasan tugas sementara Syamsul Komari selaku Kepala Dinas (Kadis) Pertanahan Kota Samarinda, Kamis (26/8/2021) di Anjungan Balaikota Samarinda.

Konfrensi pers tersebut menyampaikan  beberapa pernyataan dari Pemkot Samarinda untuk menanggapi konfrensi pers yang digelar oleh Syamsul Komari melalui kuasa hukumnya beberap waktu yang lalu.

Ali Fitri menyampaikan berdasarkan surat keputusan Wali Kota Samarinda bernomor 800/4595/300.04 Tanggal 9 Agustus 2021 bahwa Pemkot Samarinda sangat menyayangkan tindakan yang diambil oleh yang bersangkutan beserta kuasa hukumnya dengan melakukan konferensi pers.

Pers Rilis Terkait Pembebasan Tugas Sementara Kepala Dinas Pertanahan Samarinda

Dijelaskannya bahwa permasalahan yang dihadapi oleh yang bersangkutan masih dalam proses pemeriksaan internal oleh Inspektorat Daerah Kota Samarinda dan sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) apalagi yang diamanahi untuk menduduki jabatan tertentu dalam organisasi Pemerintah Daerah Kota Samarinda, seyogyanya menjaga sumpah/janji sebagai seorang Pegawai Negeri Sipil (PNs) sebagaimana diatur dalam Pasal 2 Peraturan Pemerintah nomor 21 Tahun 1975 tentang Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil, yang salah satu isinya antara lain adalah akan senantiasa menjunjung tinggi kehormatan Negara, Pemerintah, dan martabat Pegawai Negeri Sipil (PNS).

BACA JUGA :  Masih Terapkan PPKM, Andi Harun Imbau Laksanakan Ibadah Sholat Iduladha di Rumah

Selain itu Keputusan Walikota Samarinda tersebut bukanlah merupakan hukuman awal bagi yang bersangkutan, karena Keputusan Wali Kota itu diperlukan untuk menunjang kelancaran pemeriksaan yang dilakukan oleh Tim Pemeriksa Inpektorat Daerah Kota Samarinda.

“Jadi kesempatan bagi yang bersangkutan untuk fokus menjalani pemeriksaan dan tidak terganggu dengan tugas kedinasan yang menjadi tanggung jawabnya saat yang bersangkutan masih aktif menjabat pada jabatannya,” ucapnya.

Selama dibebaskan sementara dari tugas jabatannya, yang bersangkutan tetap akan diberikan hak-hak tetap kepegawaiannya sesuai perundang-undangan.

Merespon pertanyaan kuasa hukum yang bersangkutan dalam konferensi pers yang digelar pada waktu itu, dirinya menyebut dapat disampaikan bahwa ada dugaan atau patut diduga yang bersangkutan melakukan pelanggaran disiplin dalam kaitannya delam pelaksanaan tugas dan fungsinya sebagai Kepala Dinas Pertanahan Kota Samarinda yang tidak sesuai dengan ketentuan.

BACA JUGA :  Dukung Program Pemkot, Helmi Abdullah : Warga Akan Nikmati Anggaran Tanpa Harus Loby Pejabat

“Untuk bukti laporan, dapat disampaikan bahwa ada laporan dari masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti oleh Inspektorat Daerah Kota Samarinda. Perihal siapa nama pelapor dan bukti laporannya, tidak dapat dipublikasikan karena sudah menyangkut dalam materi pemeriksaan dan merupakan informasi yang dikategorikan sebagai informasi yang dirahasiakan dan tertutup,” pungkasnya.