Resmi Tutup Pasar Ramadan Gor Segiri, Wali Kota Samarinda Akan Lakukan Evaluasi

oleh -64 views
Wali Kota Samarinda, Andi Harun Akan Evaluasi Pelaksanaan Pasar Ramadan Gor Segiri, Jumat (7/5/2021)

SAMARINDA.apakabar.coPasar Ramadan Gor Segiri resmi ditutup oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, Jumat (7/5/2021) oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun didampingi Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi Wongso beserta Sekretaris Kota Sugeng Chairuddin, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta TNI/Polri.

Dalam sambutanya, Andi Harun mengatakan bahwa ada beberapa catatan yang akan dievaluasi. Diantaranya mengenai pelanggaran protokol dan keamanan.

“Yang akan kita evaluasi termasuk tempat keamanan dalam pelaksanaan pasar ramadan,” ujarnya kepada awak media usai melakukan penutupan pasar secara serimonial.

AH sapaan akrab Andi Harun memberikan catatan, dalam pelaksanaan masih didapati warga yang menggunakan masker tidak sesuai aturan.

“Diantaranya ada warga hanya mengenakan masker di dagunya bukan untuk menutup mulutnya. Ketika kita tegur barulah mereka pasang lagi ke mulutnya,” ucapnya.

Tak hanya itu, rute keluar masuk pengunjung juga mendapat perhatian dari mantan Wakil Ketua DPRD Kaltim tersebut. Mulanya di satu line dilakukan dua jalur, sehingga yang datang dan keluar bisa saling bertemu, hal tersebut berpotensi menimbulkan kemacetatan dan kerumunan.

“Pada hari keempat dan kelima, melakukan evaluasi untuk satu jalur. Alhamdulillah berjalan dengan lancar arus pengunjung itu,” tuturnya.

Meski begitu AH menegaskan, keputusan mengeluarkan izin pelaksanaan pasar ramadan telah melalui beberapa pertimbangan dari berbagai pihak seperti, Dinas Kesehatan, Dispora, Satpol PP dan Dishub Samarinda. 

“Sekira 4-5 hari sebelum ramadan diputuskan. Tapi satu yang saya paling bersyukur yakni masyarakat bisa menikmati pasar ramadan,” ungkapnya.

Sementara itu, ditempat yang sama Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Samarinda menyebut jika penutupan pada hari merupakan kegiatan seremonialnya saja, resminya ditutup pada tanggal 9 Mei 2021 mendatang.

Selaku penanggungjawab di lapangan, ia juga menyampaikan catatan-catatan. Yakni adanya tenda roboh, dan adanya informasi kehilangan barang.

Kendati demikian, Erham mengaku bahwa Wali Kota Samarinda mengarahkan kemungkinan perlunya pengadaan CCTV di kawasan pasar ramadan selanjutnya.

“Sehingga semua aktivitas yang ada di pasar ramadan bisa terdeteksi,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Gedung Golkar Samarinda Akan Dijadikan Kantor OPD, Andi Harun : Proses Perkembangannya Sedang Dibahas