Rudi Mas’ud Temui Wali Kota Samarinda, Minta Perpanjangan Waktu Terkait Pengosongan Kantor Golkar Kaltim

oleh -21 views
Ketua Partai Golkar Kaltim, Rudi Mas'ud Usai Menemui Wali Kota Samarinda Andi Harun, Kamis (22/7/2021)

SAMARINDA.apakabar.co– Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kalimantan Timur (Kaltim) Rudi Mas’ud menemui Wali Kota Samarinda Andi Harun, Kamis (22/7/2021) di Kantor Balikota Samarinda.

Ketua DPD Golkar Kaltim tersebut datang terkait pembahasa aset Pemerintah Kota (Pemkot) berupa tanah yang saat ini digunakan Partai Golkar sebagai kantor keseketariatan.

Kepada media usai pertemuan Andi Harun mengatakan jika Rudi Mas’ud bersama jajaran pengurus Partai Golkar Kaltim menemui dirinya untuk meminta perpanjangan waktu terkait pengosongan bangunan kantor Partai Golkar Kaltim.

“Iya meminta perpanjangan, mereka punya niat baik, kita penuhi lah. Mereka datang juga untuk berkomunikasi dan itu buka soal sewa menyewa,” ucapnya.

Disebutkan Andi Harun ada dua opsi kalau memang Partai Golkar ingin tetap bertahan menempati aset tersebut. Pertama harus dilihat aset itu oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).

“Kedua kita beri kesempatan beberapa waktu kedepan untuk bersiap atau mau memilih opsi sendiri. Saya juga memberikan kesempatan, kalau Golkar mau membelinya saya setuju, tapi harus mengikuti harga pembelian, soal harganya pasti dinilai oleh KPKNL,” sebutnya.

BACA JUGA :  Berikan Rasa Aman Jelang Idul Fitri, 611 Personel Gabungan Disiagakan

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kaltim Rudi Mas’ud dalam kesempatan tersebut menjelaskan jika dalam pertemuan membahas tentang bagaimana sebagai mitra kerja politis partai Golkar baik tingkat kota Samarinda maupun provinsi.

“Saya selaku warga Samarinda tentunya juga perlu untuk berkomunikasi secara politis, dan saya juga selaku perwakilan DPR RI di dapil Kalimantan Timur khususnya Samarinda, tentunya juga banyak yang harus kita bicarakan bagaimana tentang pembangunan kota Samarinda,” ucapnya.

Ia juga mengatakan bahwa dirinya telah berkomunikasi dengan Wali Kota Samarinda, ia mengakui jika tugas yang emban oleh Andi Harun selaku pimpinan di Pemkot Samarinda tidaklah ringan. Terutama bagaimana supaya berkaitan dengan situasi pandemi saat ini bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kota Samarinda dengan mengoptimalkan aset-aset yang ada di Samarinda yang saat ini tercatat tetapi tidak memberikan kontribusi.

“Jadi ini adalah bagian rangkaian yang harus di kerjakan termasuk didalamnya adalah kantor partai Golkar yang saat ini adalah berdasarkan administrasi nya tercatat sebagai aset daripada Pemkot Samarinda kira-kira begitu,” sebutnya.

BACA JUGA :  KKSS Kaltim Resmikan Seketariat, Ini Pesan Walikota Samarinda

Dari opsi yang ditawarkan oleh Wali Kota Samarinda, Harum sapaan akrabnya mengakui jika langkah selanjutnya ia akan melakukan koordinasi dengan DPP Partai Golkar untuk melakukan diskusi terkait opsi tersebut.

“Jadi, itu tentunya ada beberapa tahapan-tahapan, pertama itu suasana kan covid, tidak mungkin kita dalam suasana pandemi saat ini bisa untuk sesuai dengan arahan pak walikota dan yang kedua tahapannya kalau tanggal 20 kita tidak sempat meninggalkan gedung artinya akan ada opsi lain, tetapi itu adalah sebagai himbauan, tetapi opsi lainnya partai Golkar tetap bisa melaksanakan tugasnya di jalan Mulawarman,” ucapnya.

“Insyaallah kita akan tetap ada di jalan Mulawarman,” pungkasnya.