Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Kabar Terkini

Samarinda Street Food Festival, Kado Pemkot Untuk Masyarakat Kota Peradaban

321
×

Samarinda Street Food Festival, Kado Pemkot Untuk Masyarakat Kota Peradaban

Sebarkan artikel ini
Kemeriahan Suasana Street Food Festival di Gor Segiri Samarinda, Jumat (11/2/2022)

SAMARINDA.apakabar.co– Menikmati sore mendekati senja begitu berbeda ditengah-tengah pusat Kota Samarinda, puluhan stand dengan segala macam jualan berjejer di dalam halaman parkir Gor Segiri. Pilihan makanan dan minuman juga tersedia dilokasi, tentunya dengan harga yang sesuai kantong pengunjung yang datang.

Samarinda Street Food Festival menjadi pesta rakyat yang bisa didatangi pengunjung dari berbagai kalangan, bahkan tak sedikit yang dari luar Samarinda.

Selain wisata belanja, wisata kuliner juga menjadi magnet kedatangan pengunjung. Di sini, makanan khas menjadi bintang utama.

Ketua Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) Kota Samarinda Rinda Wahyuni Andi Harun ditemui di lokasi festival mengatakan bahwa kegiatan tersebut berangkat berdasarkan kepedulian terhadap kondisi pandemi saat ini, terutama para pelaku UMKM. Bahkan dirinya mengakui jika kondisi tersebut sangat berdampak sekali kepada pelaku UMKM yang ada di Samarinda.

“Dari situ kita berpikir bagaimana caranya untuk mengembalikan gairah perekonomian di Samarinda,” ucapnya ditemui disalah satu stand kuliner, Jumat (11/2/2022).

Rinda menjelaskan kegiatan itu merupakan cara untuk tetap memajukan ekonomi khususnya di sektor kuliner. Pasalnya, bertepatan dengan HUT Kota Samarinda ke 43 kegiatan tersebut juga sesuai dengan 10 program Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda yang akan menciptakan 10 ribu kesempatan kerja.

“Kita sondingkan dengan 10 Program Pro-Bebaya, yang salah satunya adalah membuka lapangan pekerjaan dan UMKM,” sebutnya.

Kuliner khas Samarinda menjadi yang spesial di festival tersebut, bahkan disela-sela menikmati sore ditengah-tengah stand kuliner, Bunda Rinda biasa Istri Wali Kota Samarinda itu disapa mengakui jika baru saja menikmati sajian soto banjar dari salah satu stand, tentunya kuliner lokal menjadi salah satu yang khas yang hadir di Street Food Festival kali ini.

Dengan tema “Pro-Bebaya Membangkitakan Kuliner Lokal” diharapkan gairah perekonomian akan semakin meningkat, tentunya kedepan kegiatan serupa diupayakan akan terus tetap berjalan ditahun-tahun berikutnya.

Yang paling terpenting bagi Rinda jika festival kuliner tersebut adalah sekaligus bentuk perayaan hari jadi Kota Samarinda ke 354.

“Bisa dikatakan ini adalah kado dari Pemkot Samarinda untuk seluruh warga Kota Tepian,” pungkasnya.

Dilokasi festival nampak penerapan protokol kesehatan dilakukan dengan sangat ketat, mulai pengecekan suhu badan, pengawasan penggunaan masker hingga penggunaan barcode pedulilindungi sebagai syarat bagi masyarakat yang telah melakukan vaksin yang bisa masuk ke lokasi festival.

Sebagai informasi jika festival itu diukuti oleh 107 stad dari 10 kecamatan di Samarinda dan umum yang dilaksakan hingga tanggal 15 Februari 2022.