Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Advetorial

Ciptakan Kondisi Bebas Narkoba, Kesekretariatan DPRD Kota Samarinda Gelar Tes Narkoba Mandiri

224
×

Ciptakan Kondisi Bebas Narkoba, Kesekretariatan DPRD Kota Samarinda Gelar Tes Narkoba Mandiri

Sebarkan artikel ini
Suasana Tes Narkoba di Lingkungan Keseketariatan DPRD Kota Samarinda, Senin (14/2/2022)

SAMARINDA.apakabar.co– Kesekretariatan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda menggelar tes narkoba secara mandiri guna menciptakan pemerintahan yang bersih dalam rangka meningkatakan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.

Seketaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Samarinda, Agus Tri Sutanto kepada media mengatakan bahwa kegiatan tersebut sesuai program nasional yakni pencegahan dan penanggulangan di lingkungan kerja pemerintahan. Program tersebut juga terkoneksi dengan Pemerintah Provinsi dan Kota dengan program yang sama.

“Kami sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dibawah jajaran Wali Kota Samarinda berupaya untuk menjalankan program dari Pemkot Samarinda sesuai dengan arahan Wali Kota Samarinda,” ucapnya ditemui disela-sela kegiatan tes narkoba di Keseketariatan Dewan, Senin (14/2/2022).

Dijelaskan Agus, bahwa dalam konteks tersebut selaku pimpinan OPD dirinya melakukan tes narkoba dilingkungan seketariatan DPRD Kota Samarinda. Pembiayaan dari kegiatan itu dibiayai  secara mandiri oleh staff yang mengikuti tes dan berlaku kepada seluruh pegawai dan staff kesekretariatan, baik pejabat fungsional maupun struktural serta pelaksana.

“Saya sangat konsentrasi, bahwa apabila kemudian ada staff yang mangkir dari tes ini saya akan tahan PTP untuk ASN dan non ASN saya akan tahan gaji nya,” tegasnya.

Bagi yang kemudian terdapat positif narkoba pihaknya akan menindak lebih lanjut sesuai dengan arahan dari Wali Kota Samarinda dan Kepala BNN Kota Samarinda.

“Keseluruhan pegawai DPRD Kota Samarinda berjumlah 17 orang untuk pejabat struktural, ASN diluar pejabat struktural 32 orang dan sisanya PTT berjumlah 245 dan semuanya wajib mengikuti tes tersebut,” ucapnya.

Terkait hasilnya apakah akan langsung keluar setelah dilakuka tes, Agus belum mengatahui, yang pasti pihaknya meminta kepada BNN agar pengujian tes narkoba tersebut benar-benar dilakukan pengujian sesungguhnya.

“Semua tes ini diawasi dengan sangat ketat oleh BNN, yang tidak hadir akan kami cek alasannya mengapa tidak hadir,” pungkasnya. (Adv)