Samarinda Ulu Zona Orenye, Pemkot Samarinda Buka Kawasan Tepian Mahakam Pekan Depan

oleh -71 views
Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi Wongso

SAMARINDA.apakabar.co– Ditengah kondisi Covid-19 yang terjadi di wilayah Kecamatan Samarinda Ulu dengan status zona oranye, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mengambil kebijakan akan kembali membuka kawasan Tepian Mahakam untuk aktivitas Pedagang Kaki Lima (PKL) dengan simulasi secara terbatas.

Wakil Wali Kota Samarinda Rusmadi Wongso yang memimpin pertemuan antara Pemkot dan perwakilan pedagang Tepian Mahakam, mengatakan bahwa rencana simulasi yang akan dilakukan tetap melihat situasi perkembangan Covid 19 di kota Samarinda, sehingga pihak Pemkot Samarinda juga tidak dapat memastikan apakah simulasi pembukaan Tepian bagi PKL tersebut benar-benar akan dilakukan.

“Kami mempertimbangkan suara dari pedagang untuk minta dibuka kembali. Dalam situasi Covid-19 kita juga akan memperhatikan penerapan protokol kesehatan, oleh sebab itu jumlahnya juga kita batasi,” ucap Rusmadi ditemui usai menggelar rapat, Kamis (24/6/2021).

“Pedagang telah menyatakan siap untuk melakukan simulasi minggu depan, tapi kita juga tidak tahu situasinya, kita berharap yang baik, namun jika situasinya berisiko tinggi, sementara kita belum bisa izinkan,” sambungnya.

Wakil Wali Kota Samarinda tersebut juga mengungkapkan bahwa varian Covid-19 yang baru juga dapat dicegah dengan perilaku dan antisipasi yang sama dan sangat diperlukan untuk sama-sama meningkatkan kesadaran.

BACA JUGA :  Sebagai Ikon Kota Samarinda, Pemkot Akan Kembalikan Fungsi RTH di Kawasan Tepian Mahakam

Disini lain, aparat tentu akan mengawal serta memastikan kawasan-kawasan di Samarinda yang berpotensi terjadi keramaian dapat mematuhi prokes dengan ketat.

“Kita tidak dapat mengambil kebijakan tanpa mempertimbangkan sisi yang lain, bagi Pemkot Samarinda Covid-19 ini harus dihadapi dengan responsif dan adaptif, sambil sisi ekonomi juga berjalan,” ucapnya.

Pilihan untuk dibuka kembali kawasan Tepian Mahakam tersebut guna mengakomodasi hajat hidup para pedagang yang mendapatkan penghasilan dari berjualan di kawasan tersebut, namun Pemkot tetap mengawasi penerapan simulasi terbatas tersebut dengan disiplin agar dapat mengantisipasi dengan cepat potensi lonjakan Covid-19 apabila terjadi.

Selama Tiga  Bulan Terakhir Kondisi Covid-19 di Kaltim Meningkat

Sementara secara umum kondisi Covid 19 di provinsi Kaltim pada saat ini sedang mengalami peningkatan kasus tertinggi selama tiga bulan terakhir.

Berdasarkan data per 22 Juni 2021, kasus harian Covid 19 di Kaltim menembus angka 245 kasus, setelah selama tiga bulan tidak pernah mencapai angka 200 kasus.

BACA JUGA :  Tainjau Posko Banjir di Bengkuring, Wali Kota Samarinda Berikan Bantuan

Untuk Kota Samarinda sendiri per tanggal 23 Juni 2021 mengalami penambahan kasus sebanyak 24 kasus, lebih tinggi dibanding beberapa waktu terakhir.

Berdasarkan data peningkatan Covid-19 tersebut, pembukaan kawasan Tepian Mahakam oleh Pemkot Samarinda dikhawatirkan dapat menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

Data dari dinas kesehatan kota Samarinda yang diungkapkan oleh kepala dinas kesehatan Kota Samarinda, bahwa saat ini kapasitas keterpakaian tempat tidur rumah sakit di Kota Samarinda masih di bawah 60 persen.

Menanggapi pembukaan kembali Tepian Mahakam tersebut, Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kota Samarinda mengatakan itu sudah merupakan komitmen Pemkot Samarinda untuk mendengarkan masukan dari berbagai pihak juga dalam rangka membangkitkan kembali sektor ekonomi.

“Pemkot Samarinda telah berkomitmen agar dalam situasi pandemi ini dapat seiring sejalan dengan kegiatan ekonomi, tentu dengan prokes yang ketat, kita sudah antisipasi untuk saat ini kita masih memiliki ketersediaan ruang dan penanganan yang memadai,” ucapnya, Kamis (24/6/2021).