Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Kabar Terkini

Sebanyak 99 Bangunan Normalisasi SKM Selesai Didata, Februari 2022 Ditargetkan Rampung

183
×

Sebanyak 99 Bangunan Normalisasi SKM Selesai Didata, Februari 2022 Ditargetkan Rampung

Sebarkan artikel ini
Pemukimanan di Sungai Karang Mumus Samarinda

SAMARINDA.apakabar.co– Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menggelar rapat penyelesaian segmen 1 SKM mulai dari Jembatan Ruhui Rahayu hingga Gang Nibung di Kelurahan Sidodadi pada Jumat, (3/12/2021) di Balai Kota Samarinda.

Rapat tersebut sebagai pembahasan terkait normalisasi Sungai Karang Mumus (SKM) sebagai upaya penanggulangan banjir di Kota Samarinda terus bergulir.

Yusdiansyah, Kepala Bidang Agragria Dinas Pertanahan Samarinda mengatakan bahwa pertemuan OPD Pemkot Samarinda ini untuk menyamakan persepsi terkait penanganan SKM ke depannya.

“Untuk tahun 2022 fokus awal adalah Gang Nibung dan Jembatan Ruhui Rahayu. Dinas Pertanahan Samarinda sudah membuat statement dan bisa menyelesaikan di pertengahan Februari 2022,” ucapnya ditemui usai menggelar rapat.

Yusdiansyah, Kepala Bidang Agragria Dinas Pertanahan Samarinda

Selain itu, dijelaskannya Bidang Sumber Daya Air (SDA) PUPR-Pera Kaltim dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV sudah akan mulai bekerja pada Maret 2022 dan seterusnya.

Terkait proses pendataan dan verifikasi, 99 pemilik bangunan yang terdampak normalisasi SKM segmen tersebut di katakan Yusdiansyah bahwa hal itu telah rampung sepenuhnya. Saat ini tinggal melakukan pengukuran bangunan berdasarkan data rill yang didapatkan.

“Wali Kota memerintahkan kepada Bappeda untuk meluncurkan anggaran yang tidak terserap tahun 2021 ini, bisa diluncurkan kembali tahun depan,” sebutnya.

Nilai angka pembebasan lahan atas 99 bangunan di segmen 1 SKM tersebut, berubah menjadi Rp 4,5 miliar dari yang sebelumnya Rp 4,9 miliar

Terkait penganggaran tersebut tim Bappeda Samarinda nantinya akan mengonfirmasi Pemprov Kaltim untuk kemudian diserahkan ke Pemerintah Pusat. Agar kemudian dimasukkan kedalam tubuh APBD Samarinda 2022.

“Salah satu yang menjadi catatan pak wali untuk menjadi prioritas dalam pembahasan di APBD 2022 untuk itu diluncurkan. Mungkin ada beberapa segmen lagi atau beberapa kegiatan yang dililuncurkan 2022. Tapi beliau intens agar 99 bangunan ini diperhatikan,” pungkasnya.