Tim DOB Samarinda Seberang Bertemu Walikota, DPRD Kota Samarinda Sebut Kajian Kurang Konfrehensif

oleh -63 views
Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Subandi Ditemui Medi Usai Mengikuti Pertemuan Dengan Walikota Samarinda dan Komite I DPD RI Berserta Tim Kajian DOB Samarinda Seberang, Kamis (18/3/2021)

Samarinda, apakabar.co Wacana pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Samarinda Seberang kembali disampaikan Tim Kajian DOB bersama anggota Komite I DPD RI saat melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, Kamis (18/3/2021).

Dikatakan Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Subandi usai mengikuti pertemuan bersama Walikota Samarinda bahwa selama ini Tim Penggagas DOB Samarinda Seberang telah sekian lama berusaha agar kawasan tersebut bisa dijadikan kabupaten baru.

“Dipertemuan itu Walikota Andi Harun menegaskan bahwa sepanjang kepentingan ataupun tujuannya semata-mata untuk kemaslahatan masyarakat Samarinda itu masih dimungkinkan, tapi yang menjadi persoalan jangan sampai kemudian dibentuknya DOB atau Kabupaten Baru itu justru menimbulkan masalah baru, khususnya terkait anggaran,” ucapnya pada media.

Ia menjelaskan bahwa untuk terbentuknya DOB itu, Ibukota atau Kabupaten sebagai induk selama tiga tahun berturut-turut akan membiayai wilayah baru tersebut. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang selama ini berkisar diangka 3 teriliun sendiri dianggap tidak cukup untuk membiayai Kota Samarinda dan itu menjadi salah satu faktor yang pertama.

BACA JUGA :  PKS Serahkan SK B1-KWK Resmi Pada Pasangan Andi Harun-Rusmadi di Pilkada Samarinda

Kemudian, dilanjutkan Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut bahwa seperti yang dikatakan Walikota saat pertemuan jika DOB yang tujuan dibentuknya untuk kesejahteraan masyarakat, meningkatkan pembangunan di Samarinda Seberang khususnya tentu Pemkot akan memberikan perhatian yang lebih.

“Melalui pemerintahan saat ini yang dipimpin Walikota Baru Andi Harun akan mendapatkan perhatian yang lebih, karena ini bermula atas keinginan masyarakat Samarinda Seberang yang menginginkan percepatan pembangunan di daerah Samarinda Seberang,” ungkapnya.

“Kita khawatir jangan sampai ada kepentingan-kepantingan atau kajian yang kurang konferhensif, terlebih kajian yang belum dilakukan, maka kita tidak boleh melihatnya hanya dari satu sumber saja. Tim DOB harus benar-benar mengkajinya,” tambahnya.

Lalu ia mencontohkan jika dibeberapa daerah yang telah melakukan pemekaran, secara wilayah daerah tersebut telah dimekarkan, namun pembangunanya sangat lambat, bahkan ada beberapa kantor-kantor pemerintahan yang hingga saat ini masih mengontrak karena APBD nya relatif kecil.

BACA JUGA :  Wakil Ketua DPRD Samarinda Apresiasi Perwali Denda Masker, Tapi Besaran Denda Telalu Besar

“Pada intinya kajian pemekaran DOB harus lengkap, jadi ketika pemekaran dan setelah 3 tahun mendapat pembiayaan dari kota induk berikutnya bisa mandiri,” sebutnya.

Langkah dari DPRD Kota Samarinda sendiri disebutkan Subandi bahwa sifatnya persetujuan, ketika secara kajian ilmiah, persyaratan dan aturan telah terpenuhi tentu akan disetujui.

“Terkait kajian, ia menyebut bahwa menurut Tim DOB kajian tersebut telah ada, tapi secara independent harapan Walikota Samarinda sesuai apa yang ia sampaikan tadi pada saat rapat Pemkot juga akan membuat kajian terkait pemerkaran wilayah Samarinda Seberang yang nantinya akan disandingkan agar bersifat objektif. Hal tersebut nantinya dilakukan agar tidak ada anggapan bahwa keinginan DOB itu seolah-olah dipaksakan dan serat akan kepentingan,” pungkasnya..