TPS Ditutup Warga, Sampah Berserakan di Jalan Cendana

oleh -11 views
Sampah Yang Menumpuk di Jalan Cendana, Kamis (19/8/2021)

SAMARINDA.apakabar.co– Pemandangan tidak sedap terjadi di Jalan Cendana, Kelurahan Sei Kunjang Samarinda. Tumpukan sampah rumah tangga  melebar hingga ke badan jalan, Kamis (19/8/2021). Akibatnya kemacetan panjang di sekitar jalan tersebut tidak bisa dihindarkan.

Namun, dari pantauan apakabar.co dilapangan, sampah-sampah yang berantakan tersebut telah diangkut oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda dengan menggunakan dua unit truk sehingga berkurang.

Informasi yang didapat dari warga sekitar, bahwa tumpukan sampah itu sudah sejak tiga hari yang lalu akibat dari Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Gang 5 Rt 18 ditutup oleh warga sejak sepekan yang karena bau tak sedap yang sudah mengusik warga sekitar.

“Sehingga masyarakat yang buang sampah itu dari daerah lain. Tetangga (warga sekitar) sudah tertib. Tapi yang dari Kelurahan Air Putih, Karang Anyar, itu yang membuang ke sini. Apalagi TPS di DPRD Kaltim dan Ringroad itu juga sudah ditutup.” ucap Darwin (57) salah seorang warga sekitar saat ditemui dilokasi.

BACA JUGA :  Andi Harun Tinjau Lokasi Sungai Alam di Palaran, Rencanakan Normalisasi

Darwin menjelaskan jika permintaan pemindahan TPS yang diminta warga sudah dirapatkan bersama Kepala Camat Sungai Kunjang di Kantor Kelurahan Teluk Lerong Ulu pada, Kamis 19 Agustus 2021 pagi tadi. Rapat tersebut memberikan opsi pemindahan TPS ke lahan PDAM atau Jalan Rimba, Karang Anyar.

“Sudah 30 tahun kami hidup berdampingan dengan sampah. Kami percaya pemerintah pasti bisa memberikan solusi,” ungkapnya.

Sementara itu, Nurrahmani selaku Kepala DLH Kota Samarinda menjelaskan jika masalah pemindahan TPS terkendala dengan lahan yang belum tersedia sebagai lokasi lahan pemindahan TPS di Gang 5B Jalan Cendana tersebut.

“Kami belum dapat lahan. Jadi saya bilang ke warga agar sabar dulu. Saya sudah pernah rapat dengan camat dan lurah di lokasi situ. Ayolah pak camat cepat cari lahan. Kemudian mereka kan mengeluh karena di situ sampah 24 jam,” ungkap Nurrahmani saat dikonfirmasi.

BACA JUGA :  Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Samarinda, Deny Hakim Anwar Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

Yama, sapaan akrab nya melanjutkan bahwa solusi TPS mobile seperti yang diterapkan di Jalan Antasari turut diterapkan di TPS Jalan Cendana. Namun, adanya akses vital PDAM dan Pertamina membuat DLH menilai TPS mobile bukanlah solusi.

Saat ini diakui Yama jika pihaknya sedang mengatur strategi penyelesaian persoalan tersebut.

“Sore ini mobil kami sudah masuk standby di dalam. Pihak kecamatan dan kelurahan sudah diskusi, mereka akan bergantian jaga. Tapi yang pasti karanganyar sama teluk lerong akan dijaga, supaya menertibkan warga untuk tidak buang ke situ,” pungkasnya.