Partai Demokrat Fokus Usung Kader di Pilwali Samarinda, Viktor Yuan Terima Surat Tugas

oleh -273 views

APAKABAR.CO-SAMARINDA. Santer dirumorkan bahwa dalam waktu dekat Partai Demokrat akan mengeluarkan Surat Keputusan (Sk) dukungan ke salah satu pasangan bakal calon (Bacalon) Walikota dan Wakil Walikota pada pesta demokrasi Kota Samarinda 2020.

Terkait rumor tersebut, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Irwan Fecho mengatakan tidak menyangkal ataupun membenarkan rumor yang berkembang di media sosial.

“Artinya mungkin saja benar tapi belum tentu betul. Ya benar aja menurut dia tapi faktanya belum tentu. Demokrat masih fokus memberikan kepercayaan kepada kader untuk membangun koalisi,” ucap Irwan saat dihubungi melalu sambungan telepon, Selasa (16/6/2020).

Anggota DPR RI tersebut menjelaskan, Partai Demokrat saat ini tengah fokus mengusung nama kader untuk maju dalam kontestasi Pilwali Kota Samarinda.

BACA JUGA :  JIP-LSI Rilis Hasil Survei Pilkada Samarinda, Andi Harun-Rusmadi Diprediksi Menang Telak di Semua Kecamatan

“Kita masih fokus mendukung kader Partai Demokrat. Viktor Yuan, ketua DPC Samarinda,” ucapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Dewan Pinpinan Cabang (DPC) Kota Samarinda, Victor Yuan mempertegas pernyataan Wasekjen DPP, dirinya mengaku telah menerima surat tugas dari DPP Demokrat untuk maju sebagai bacalon Walikota Samarinda.

“Ya inikan politik, jadi tanggal 11 Juni sudah keluar surat tugas dari DPP yang menyatakan bahwa Viktor Yuan sebagai Bakal Calon Walikota dari Demokrat.
Sesuai dengan surat itu nama saya lah yang diusung,” ungkapnya.

“Setelah berdiskusi, kemudian melaksanakan surat tugas itu untuk menseriusi partai koalisi, karena Demokrat tidak cukup sendiri,” tambahnya.

Disinggung soal arah dukungan partai, Viktor hanya menegaskan bahwa pihaknya saat ini tengah fokus menjalin komunikasi dengan beberapa parpol.

BACA JUGA :  Terkait Sengketa Pilkada, Menurut Pengamat Gugatan Paslon Harus Penuhi Syarat

“Ya cari yang satu visi dan satu misi dengan partai Demokrat. Kan banyak yang belum menentukan ke arah mana. Ada Golkar ada PDIP. Ya kita mengadakan komunikasi dengan partai-partai tersebut,” tutupnya.