Polresta Samarinda Kerahkan Ratusan Personel Amankan Sidang Pleno KPU, Yang Tidak Berkepentingan di Larang Masuk

oleh -132 views
Kabag Ops Polresta Samarinda Kompol Andi Suryadi (Foto : Ist)

APAKABAR.CO-SAMARINDA. Kapolresta samarinda KombesĀ  Pol Arif Budiman, melalui Kabag Ops Kompol Andi Suryadi mengatakan bahwa jajarannya akan berfokus melakukan sterilisasi serta pengamanan berlapis di sekitaran Hotel Senyiur tempat dilaksanakannya sidang pleno tingkat KPU Samarinda yang akan digelar pada, Rabu (16/12/2020).

Karena, saat ini memasuki babak akhir perhitungan suara pada kontestasi Pilkada Samarinda 2020, panitia penyelenggara maupun aparat keamaan tengah disibukan dengan seluruh persiapannya.

“Pasti akan dilakukan sterilisasi, terlebih kami mendapatkan bantuan pengamanan dari Brimob Polda Kaltim,” ucap Andi, Rabu (15/12/2020).

Ia juga mengatakan jika tak hanya pengaman dan sterilisasi area Hotel Senyiur, pihaknya juga telah melakukan komunikasi dengan pihak hotel untuk melakukan penyekatan ruangan. Tujuannya jelas untuk lebih memudahkannya pengamanan. Penyekatan pun akan dilakukan mulai dari area parkir hingga di ruang sidang pleno dilakukan.

BACA JUGA :  Koordinator Juru Bicara Andi Harun-Rusmadi Sebut Selisih Perolehan Suara Melebihi Angka 1 Persen, Syarat Formil Gugatan Sengketa Tak Terpenuhi

“Yang tidak berkepentingan akan dilarang masuk. Karena di hotel ini kan banyak tamu yang lain bukan hanya kegiatan Pilkada,” sebutnya.

Untuk jumlah personel, Andi menyebut jika jumlah personel yang akan bertugas, masih tetap sebanyak 324 personel jajaran Polresta Samarinda dan 80 personel jajaran Brimob Polda Kaltim. Jumlah itu belum termasuk pengmanan dari TNI dan Satuan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Samarinda.

Jumlah tersebut akan bergabung bersama jajaran pengamanan dalam (pamdal) hotel dan korps kepolisian guna mengmanankan jalannya rapat plano.

Selain itu, Andi juga mengatakan pola pengamanan dan satuan yang terlibat, Andi juga menuturkan nantinya di dalam ruang sidang pleno akan dibatasi jumlahnya. Hal ini karena berkaitan erat dengan protokol kesehatan yang telah direkomendasikan oleh Satgas Covid-19 Samarinda.

BACA JUGA :  Barkati-Darlis Dapatkan SK PAN di Pilkada Samarinda 2020

“Jumlah orangnya tentu dibatasi. Baik itu penyelenggara pemilu, petugas pleno dan saksi semua akan dibatasi,” pungkasnya.