Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Advetorial

Andi Harun Serahkan Hewan Kurban ke Masjid Raya Darussalam Samarinda

195
×

Andi Harun Serahkan Hewan Kurban ke Masjid Raya Darussalam Samarinda

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Samarinda, Andi Harun Serahkan Hewan Kurban Kepada Yayasan Masjid Raya Darussalam, Minggu (10/7/2022)

SAMARINDA.apakabar.co– Mewakili Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, Wali Kota Andi Harun menyerahkan hewan kurban kepada Yayasan Mesjid Raya Darussalam Samarinda. Penyerahan hewan kurban tersebut dilakukan secara simbolis kepada Ketua Yayasan Masjid Raya yakni KH Farid Wadjdy setelah mengikuti Sholat IdulAdha, Minggu (10/7/2022) pagi.

Penyerahan hewan kurban tersebut disampaikan oleh Andi Haru sebagai bentuk penerapan prinsip berkurban seperti yang diajarkan oleh Nabi Ibrahim.

“Kita menerapkan prinsip berkurban seperti yang diajarkan Nabi Ibrahim,” ungkapnya.

Selain itu, Andi Harun juga mengatakan bahwa penyerahan hewan kurban itu juga sebagi bentuk ibadah yang dijalan oleh Pemkot Samarinda beserta jajaran. Bahkan dirinya menyampaikan agar masyarakat Samarinda, bisa terus meningkatkan ibadah guna mendapat pahala dan masuk dalam surga Allah SWT.

“Hidup beribadah agar bisa masuk ke dalam surga Allah SWT,” paparnya.

“Tidak mungkin kita bisa masuk surga Allah tanpa berkurban dan mendekatkan diri kepada NYA,” ucapnya.

Sementara itu, dilokasi yang sama selaku Ketua Yayasan Masjid Raya Darusaalam KH Farid Wadjdy, menyampaikan bahwa total ada 17 hewan kurban yang akan dipotong oleh panitia Masjid Raya Darussalam.

Hewan kurban yang diterima panitia masjid terdiri dari 14 sapi dan 3 kambing.

“Ucapan terima kasih kepada seluruh jamaah telah mempercayakan kepada kami menyalurkan daging kurban oleh yayasan Masjid Darussalam,” ucapnya.

“Termasuk hewan kurban sumbangan dari Pak Gubernur, Pak Wali Kota, dan pihak-pihak lainnya,” sambungnya.

Sebagai informasi pemotongan hewan kurban dilakukan pada Senin (11/7/2022) esok hari. Panitia kurban Masjid Darussalam, mempertahankan tradisi berupa pemotongan sapi diserahkan pada rumah potong.

Selanjutnya, daging sapi yang dikemas olah rumah potong hewan diserahkan kepada lurah di sekitar masjid untuk membagikan kepada warga.

“Para lurah dan ketua RT yang membagikan ke rumah warga. Kita ingin mencegah terjadinya kerumunan di masjid,” pungkasnya.