Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Advetorial

APBD Samarinda Tidak Ada masalah, walaupun APBD-P 2021 Kaltim Deadlock,

183
×

APBD Samarinda Tidak Ada masalah, walaupun APBD-P 2021 Kaltim Deadlock,

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua I DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdulah

SAMARINDA, apakabar.co– Kisruh antara DPRD Kaltim dan Pemerintah Provinsi Kaltim terkait Anggaran Pendapatan Belanja Daerah – Perubahan (APBD-P) 2021 Kaltim yang berujung Deadlock dipastikan tak berpengaruh pada APBD P Kota Samarinda.

Wakil Ketua I DPRD Samarinda, Helmi Abdulah mengatakan tak berpengaruh dengan alotnya kesepakatan dua lembaga penyelenggara pemerintahan provinsi tersebut.

“Enggak ada pengaruhnya dengan tidak disepakatinya APBD P di provinsi,” ujar Helmi kepada awak media, Sabtu (16/10/2021).

Saat ini, Pemkot – DPRD Samarinda telah menyepakati Nota APBD P 2021 dengan target pendapatan Rp 1,9 Triliun.

“Kami bersama Pemkot Samarinda sudah menetapkan APBD P 2021. Karena angkanya enggak banyak berubah, kalau ada transfer dari provinsi enggak akan terlalu besar pergeserannya. Kalau murni 2022 harus nunggu,” imbuh Helmi lagi.

Disinggung terkait agenda terdekat, politisi Gerindra itu menambahkan, agenda bersama pemkot dalam waktu dekat adalah pembahasan APBD 2022.

“Dalam waktu dekat menunggu pemkot untuk pembahasan APBD Murni 2022. Kemarin notanya kan sudah disepakati. Kami menunggu asistensi dari provinsi dulu, kalau sudah baru kita sepakati,” paparnya.

Wakil rakyat dua periode itu mengaku tidak dapat memprediksi angka APBD 2022 lantaran rencana belanja daerah sebelumnya dialihkan untuk penanganan Covid – 19, atau yang biasa disebut Refocusing.
Kendati begitu, terdapat batas waktu untuk menyelesaikan pembahasan APBD 2022 tersebut.

“Pembahasan sampai bulan November bulan depan. Soal angka belum bisa dipastiskan, tapi rata – rata setahun di atas Rp 1 triliun ke atas. Karena nanti ada dana transfer dari pusat,” terangnya. (Tim Redaksi apakabar.co)