SAMARINDA.apakabar.co– Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang resmi diterapakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mendapat apresiasi dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar. Pasalnya, sebanyak 94 sekolah telah menggelar PTM ditengah kondisi Covid-19 di Kota Tepian yang semakin melandai.
Anggota Komisi IV DPRD Samarinda tersebut mengapresiasi langkah Pemkot Samarinda melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Samarinda yang rencananya akan kembali menambah kuota sekolah tangguh Covid-19 (STC).
“Sesuai yang saya sampaikan sebelumnya bahwa kita akan menambah kuota STC tahap kedua,” ujar Deni saat dihubungi melalui telepon seluler, Jumat (8/10/2021).
Disinggung mengenai evaluasi pelaksanaan STC tahap pertama, Politisi Gerindra itu menyatakan pelaksanaan berjalan lancar. Deny menyebut, tidak ditemukan klaster pada pelajar selama penerapan STC.
“Alhamdulillah setelah kita lakukan pembelajaran tahap pertama berjalan bagus dan tidak ada indikasi klaster apapun,” bebernya.
Meski demikian, Deni mengimbau agar pengawasan terus ditingkatkan. Personil Satgas Covid-19 ditingkat sekolah dan Puskesmas menurutnya perlu ditambah.
“Kami selalu ingatkan agar UKS di sekolah selalu terintegrasi dengan Puskesmas terdekat. Kemudian dibentuk juga Satgas khusus di Sekolah. Kita semua harus saling menunjang,” pungkasnya. (Adv)







