Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Advetorial

DPRD Samarinda Kritik Kebijakan Pusat Terkait Kenaikan Harga BBM

160
×

DPRD Samarinda Kritik Kebijakan Pusat Terkait Kenaikan Harga BBM

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi I DPRD Kota Samarinda, Joni Sinatra Ginting SE, SH.MH/ist

SAMARINDA.apakabar.co– Kebijakan pemerintah pusat menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi mendapatkan kritikan dari para wakil rakyat Kota Samarinda, salah satunya yakni, Joni Sinatra Ginting.

Dirinya menyebut jika kritikan ini bukan tanpa alasan, pasalnya kenaikan harga BBM dikondisi saat ini akan sangat menekan masyarakat dan dinilai sangat tidak tepat.

Terlebih saat ini kondisi ekonomi masyarakat masih sulit akibat pandemi Covid-19. Tak hanya itu, Joni juga menilai langkah pemerintah dalam menaikan harga BBM terkesan aneh.

Sebab kata dia, saat ini harga minyak dunia  tidak mengalami kenaikan harga signifikan.

Joni lantas membandingkan langkah Presiden Jokowi dengan mantan Presiden sebelumnya, Susilo Bambang Yudhoyono.

“Pada saat zaman presiden SBY, kenaikkan 500 rupiah saja teriaknya luar biasa. Ini 2 ribu lebih. Ini kami mengecam pemerintah pusat khususnya presiden, kami sangat menentang kenaikkan ini karena tidak tepat waktunya,” katanya, Rabu (7/9/2022) kemarin.

Politisi Partai Demokrat menyebut, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Rp 600 ribu yang diberikan pemerintah pusat kepada masyarakat sebagai pengalihan subsidi BBM.

Ia menilai langkah tersebut tidak berpengaruh signifikan terhadap kehidupan masyarakat.

BLT yang disalurkan tidak akan mencukupi kebutuhan konsumsi BBM masyarakat dalam satu bulan. Sehingga yang paling terdampak dalam hal ini masyarakat kecil, lataran akan menambah pengeluaran.

“Jadi itu hanya sebatas meredam masyarakat,” ungkapnya.

Dengan tegas Joni menambahkan, BLT dalam bentuk apapun bukan solusi meringankan masyarakat miskin. Praktik dugaan korupsi dan salah sasaran kerap muncul dari program kompensasi tersebut.

“Kebijakan yang dilaksanakan kali ini menurut saya tidak populer, sangat tidak memihak pada masyarakat,” pungkasnya. (Adv)