Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DPRD KALTIM

Sosialisasi Perda Pajak, Sigit Wibowo Sebut Kondisi Masyarakat Faktor Penentu Keberhasilan Peningkatan PAD

264
×

Sosialisasi Perda Pajak, Sigit Wibowo Sebut Kondisi Masyarakat Faktor Penentu Keberhasilan Peningkatan PAD

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua DPRD Kaltim Sigit Wibowo Sosialisasi Perda Pajak di Kelurahan Sepinggan Balikpapan, Sabtu (10/4/2021)
Example 72090

SAMARIND.Aapakabar.coPeraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2019 tentang pajak daerah kembali disosialisasikan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur di daerah pemilihan (dapail) masing-masing secara serentak.

Sigit Wibowo, Wakil Ketua DPRD Kaltim dalam sosialisasinya mengatakan bahwa Sosialisasi Perda (Sosper) diselenggarakan untuk memberikan edukasi ke masyarakat terkait Perda Kaltim nomor 1 Tahun 2019 tentang pajak daerah. Karena pajak daerah ini merupakan sumber pendapatan yang cukup besar bagi APBD Kaltim karena mampu memberi kontribusi sekitar 78 % terhadap PAD atau 39% APBD.

Banner 300x600

“Pajak Daerah ini pajak yang dipungut dari Masyarakat Dan hasilnya dikembalikan ke Masyarakat melalui pembangunan secara luas” ungkap sigit saat Sosialisasi di Kelurahan Sepinggan, Sabtu (10/4/2021).

Ia juga menyampaikan kondisi masyarakat merupakan faktor penentu keberhasilan upaya peningkatan PAD dari sektor pajak daerah, sehingga masyarakat  perlu diberikan pemahaman tentang pentingnya taat pajak.

“Kami juga mendorong agar Bapeda Kaltim agar memberikan kemudahan adiminstrasi dan pelayanan masyarakat  membayar pajak,” sebutnya.

Selanjutnya, perihal sosialisasi ini diselenggarakan untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan perda yang telah ditetapkan oleh DPRD Kaltim bersama Pemprov Kaltim, apakah sudah relevan dengan perkembangan jaman sekarang. Apabila diperlukan perubahan terhadap perda tersebut pihak DPRD siap melakukan perbaikan perda tersebut.

“Memang, perda yang diinisiasi oleh DPRD maupun Pemprov dan telah disahkan  tidak hanya menjadi perda kertas kosong saja. Tapi kami ingin perda ini sebagai produk hukum yang kuat sehingga bisa diterapkan pada masa saat ini, memberikan kontribusi bagi pembagunan Kaltim,” ucapnya.

Hadir sebagai Narasumber Dr. Rihfenti Ernayani , SE.M.Ak selaku Dosen Fakultas Ekonomi Universtias  Balikpapan dan Reza Fahlepy, SH.MH selaku Pengrus Apindo Kaltim.

 

Example 300250
Example 120x600
Example 72090