SAMARINDA.apakabar.co– Sambutan hangat dari masyarakat diterima Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Andi Muhammad Afif Rayhan Harun saat menggelar reses di Kelurahan Mugirejo, Kecamatan Sungai Pinang, Rabu (9/2/2022).
Keluhan masyarakat terkait ketersediaan air bersih dan infrastruktur masih menjadi hal utama yang disampaikan kepada politisi muda Partai Gerindra tersebut.
Kepada warga yang hadir saat reses, Afif mengatakan jika kedatangannya ke tengah-tengah masyarakat adalah sebuah perintah negara berdasarkan undang-undang dalam hal untuk menjaring aspirasi.
“Saya wajib menjalankan perintah negara untuk datang menemui konsituen di daerah pemilihan (dapil). Tentunya apa yang meraka sampaikan terkait aspirasi akan diakomodir,” ucapnya kepada media usai menggelar reses.

Masalah keluhan yang disampaikan oleh masyarakat, Afif menilai jika kondisi tersebut memang yang terjadi sebenarnya. Terlebih saat ini sebagi mitra kerja Pemkot Samarinda, legislatif berupaya tetap terus melakukan pengawalan program pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah.
Reses yang dihadiri 6 Rukun Tetangga (RT) itu setidaknya mewakili keluhan dari masyarakat di Kelurahan Mugirejo, khususnya di Perumahan Bukit Temindung Indah.
Seperti yang disampaikan oleh perwakilan dari RT 23, masalah air bersih juga masih menjadi momok yang hampir tiap kali reses anggota legislatif selalu disampaikan. Terutama kelancaran distribusi air yang hingga kini masih tidak bisa dirasakan oleh warga. Bahkan mereka mengakui untuk mengatisipasinya warga secara swadaya membangun tempat penampungan air, namun dengan bertambahnya jumlah penduduk sangat tidak memungkinkan daya tampung tersebut bisa mengakomodir seluruh kebutuhan warga.
Menanggapi hal tersebut, Afif menegaskan bakal menindaklanjuti masalah krusial yang telah disampaikan warga.
“Masalah air bersih saya sudah mendapat dari surat forum RT mulai dari RT 21 sampai RT 26 yang meminta pompa air baru dan tempat penampungan air. Alhamdulillah itu sudah disanggupi Pemkot Samarinda dan nantinya dianggarkan di APBD Perubahan 2022,” jelas Afif.
Kemungkinan, pengadaan cadangan pompa air untuk menarik air ke permukiman warga Perumahan Bukit Temindung Indah akan diadakan bulan Oktober atau November 2022 mendatang.
“Tinggal saya mengusahakan tempat penampungan airnya. Kalau itu sudah berjalan, insyaallah keluhan air bersih yang macet bisa tertolong,” sebutnya.
Terakhir, Anggota Komisi I DPRD Samarinda tersebut memastikan bahwa apa yang telah ia akomodir saat reses akan dibawa dan sampikan pada saat penyampaian hasil reaes melalu sidang paripurna.
“Semua usulan dan aspirasi akan saya bawa untuk disampaikan melalui Fraksi Partai Gerindra yang kemudian akan dilaporkan pada sidang Peripurna penyampaian hasil reses masa sidang I Tahun 2022,” pungkasnya. (Adv)







