SAMARINDA.apakabar.co– Informasi robohnya plafon gedung Perpustakaan Kota Samarinda akhirnya sampai ke telinga anggota DPRD. Komisi III yang membidangi infastruktur begerak cepat dengan melakukan tinjauan langsung ke gedung yang terletak di Jalan Kesuma Bangsa, Kamis (28/4/2022).
“Kami sudah lihat ke sana. Sudah perbaikan, diperbaiki lagi plafon yang ambrol,” ucap Ketua Komisi III DPRD Samarinda Angkasa Jaya Djoerani saat dikonfirmasi.
Dari hasil tinjauan itu, Angkasa menyatakan bahwa gedung tersebut kini diinformasikan memang masih dalam perawatan oleh pihak penyedia proyek dan terkait hal itu pula Komisi III rencananya akan memanggil pihak-pihak terkait usai lebaran 2022 nanti.
Mulai dari Inspektorat Samarinda hingga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda.
“Kami hanya ingin lihat, mungkin ada kelalaian dari sisi pembangunan. Kami mau lihat apakah sesuai dengan perencanaannya,” terangnya.
Pada sebelumnya, Wali Kota Samarinda Andi Harun geram saat menemukan kondisi bangunan Rp 10 miliar yang diperjuangkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) itu terkesan dibangun asal-asalan.
Melalui inspeksi mendadak (sidak), Andi Harun menemukan plafon paling parah ambrol di bagian lantai 3 gedung perpustakaan. Namun tak hanya itu, beberapa sisi-sisi bangunan turut mengalami kebocoran akibat saluran pipa di bagian palfon lantaran tersumbat.
“Saya sungguh kecewa atas kualitas dan pelaksanaan proyek ini,” kata Andi Harun. (Adv)







