Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Advetorial

Jelang Lebaran IdulFitri 2022, Wakil Wali Kota Samarinda Sidak Pasar Modern dan Tradisional

265
×

Jelang Lebaran IdulFitri 2022, Wakil Wali Kota Samarinda Sidak Pasar Modern dan Tradisional

Sebarkan artikel ini
Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi WongsoSaat Melakukan Sidak Jelang Lebaran IdulFitri

SAMARINDA.apakabar.co– Menjelang Hari Raya IdulFitri 2022 Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui, Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi, bersama jajarannya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional dan modern pada, Selasa (26/4/2022).

Sidak yang ia lakuka  tersebut merupakan dalam rangka memastikan ketersediaan stok kebutuhan bahan pokok dan penting (Bapokting) di Kota Samarinda Jelang Hari Raya IdulFitri.

Sejumlah titik yang disambangi Rusmadi dan jajarannya adalah Pasar Induk Segiri, Distributor Sumber Alam, serta Lotte Mart. Dalam sidaknya, Rusmadi mengecek langsung harga komoditas yang dijual para pedagang dan distributor.

Hasilnya, beberapa komoditas terpantau mengalami kenaikan harga dan beberapa lainnya masih relatif stabil.

Seperti harga daging sapi naik menjadi Rp 160 ribu per kilogram dari biasanya Rp 140 ribu.

Kemudian harga ayam petelur mencapai Rp 180 ribu per ekor (rata-rata berat 4 kilogram) dari harga biasanya Rp 115 ribu.

Ada pula telur ayam naik Rp 45 ribu dari normalnya Rp 43 ribu per 1 piring, bawang merah dan putih Rp 30 ribu dari normalnya Rp 20 ribu.

Sementara komoditas lainnya seperti ikan, gula, dan minyak masih dalam taraf stabil, meski ada kenaikan lima ratus hingga seribu rupiah.

“Nah yang kita tidak bisa hindari ini cabai, karena masih memasok dari Sulawesi. Kami pantau harganya naik hingga Rp 70 ribu per kilogram,” ucap Rusmadi kepada awak media usai sidak.

Meski demikian, Rusmadi menyatakan kebutuhan Bapokting jelang dan pasca lebaran 2022 ini dipastikan cukup dan aman.

Ia menyebut Pemkot Samarinda akan terus memonitoring ketersediaan Bapokting di pasaran dan mencarikan solusi agar harganya dapat tetap stabil.

“Yang kami khawatirkan ini harga, tadi kenaikan setiap hari seribu. Apalagi ayam, mudah-mudahan tetap terjaga. Terpenting antara pasokan dan harga ini pedagang tidak ambil untung besar,” pungkasnya.