SAMARINDA.apakabar.co– Penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pasar Sungai Dama, Jalan Jelawat , Kelurahan Sungai Dama, Samarinda Ilir beberapa waktu lalu berlangsung ricuh mendapat respons dari DPRD Kota Samarinda.
Salah satunya Anggota Komisi I DPRD Samarinda, Joni Sinatra Ginting.
Dirinya menilai kegiatan penertiban PKL di Samarinda harus segera dievaluasi. Bahkan ia menilai bahwa kericuhan saat penertiban PKL di Pasar Sungai Dama harus disikapi dengan bijak.
“Tentu ada banyak pertimbangan yang harus dilakukan dengan bijak,” ungkapnya, Senin (31/5/2022).
Selaku wakil rakyat, dirinya menyayangkan peristiwa tersebut yang menurutnya hal itu tidak harus terjadi. Ia menginginkan agar pihak pemerintah harus lebih humanis kepada masyarakat.
“Kita memang tidak mengetahui secara jelas kondisi di lapangan. Walaupun penertiban ini hampir sering terjadi,” tuturnya.
Politisi Demokrat ini menambahkan, ada banyak persoalan yang harus dibicarakan dengan pemerintah. Tidak hanya soal penertiban, namun penempatan para PKL untuk terus berjualan pun harus dipastikan.
“Tidak hanya menertibkan tapi tempat baru untuk mereka supaya tetap berjualan. Jadi harus bisa diselesaikan agar tidak terjadi lagi,” timpalnya.
Ia pun mengkonfirmasi bahwa pihak Komisi I dalam waktu dekat akan memanggil OPD terkait untuk menindaklanjuti polemik tersebut.
“Minggu depan kita akan panggil pihak satpol pp supaya kita bisa duduk bicara sama-sama. Solusinya seperti apa,” pungkasnya. (Adv)







