Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Advetorial

Krisis Air di Sambutan Selama 17 Tahun Teratasi, Warga dan Wali Kota Samarinda Gelar Syukuran

211
×

Krisis Air di Sambutan Selama 17 Tahun Teratasi, Warga dan Wali Kota Samarinda Gelar Syukuran

Sebarkan artikel ini
Presesi Pemotongan Tumpeng Syukuran Warga Perum Sambutan Asri Bersama Wali Kota Samarinda, Andi Harun Rabu (6/7/2022)

SAMARINDA.apakabar.co– Wali Kota Samarinda, Andi Harun kembali hadir ditengah-tengah masyarakat dalam acara syukuran atas mengalirnya air dari Perumdam di Perumahan Bumi Sambutan Asri, Pelita IV Kecamatan Sambutan, Rabu (6/7/2022) malam.

Andi Harun mengatakan bahwa dirinya pada tanggal 7 November 2021 yang lalu telah meresmikan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sungai Kapih, sebagi bentuk upaya penyeselsaian permasalahan air bersih di wilayah Sambutan.

Saat ini, disampaikan Andi Harun jika dari informasi yang ia dapatkan, IPA Sungai Kapih kini mampu menghasilkan 200 liter/detik, yang cukup untuk memproduksi air bersih bagi 12.000 pelanggan.

“Artinya, Perumdam Tirta Kencana Samarinda selaku BUMD yang mengelola kebutuhan air bersih warga Samarinda menerima pelayanan bagi calon pelanggan baru,” ucapnya.

“Target ke depan, saya harap Perumdam Tirta Kencana mampu segera menyelesaikan proyek perpipaan dari Jl. Damai hingga ke Jl. Rumbia, sehingga reservoir Rumbia dapat dengan sukses menampung 750 meter kubik air bersih, untuk bisa dialirkan ke pelanggan baru di wilayah Sambutan,” tambahnya.

Selain itu dirinya sangat bersyukur dan senang melihat kegembiraan warga sambutan yang kini telah terbebaskan oleh permasalahan air bersih.

“Kalau masyarakat itu senang apa lagi kita sebagai pemerintah pasti ikut senang. Saya bersyukur air bisa mengalir disini setelah 17 tahun menanti ya mudah-mudahan ini terus bisa berlanjut,” ucapnya.

“Intinya semua jajaran pemerintah ikut senang karena masyarakat juga senang atas terjawabnya penantian mereka selama 17 tahun ini,” sambungnya.

Kendati demikian, orang nomor satu Kota Samarinda itu mengimbau warga untuk selalu menjaga fasilitas yang telah dinikmati. Serta menyadari bahwa ada kewajiban warga untuk menyelesaikan pembayaran layanan air bersih secara rutin dan berkelanjutan.

“Sebaiknya kita sama-sama menaati ketentuan. Kita imbau jaga bersama fasilitas PDAM disini. Yang kedua juga bisa berkesinambungan bukan hanya warga di sini tapi seluruh warga Samarinda agar PDAM bisa memastikan pelayananya tetap bagus, perawatannya tetap berjalan lancar,” pungkasnya.